Fraksi PDIP Sumut Gaungkan Politik Sejuk Sikapi Instruksi Megawati

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara, Mangapul Purba. (Foto:Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (8/9/2026) - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara (Sumut), Mangapul Purba, menegaskan bahwa 21 kader PDIP yang saat ini mengemban amanah rakyat di kursi DPRD Sumut berkomitmen menjaga stabilitas politik, khususnya dalam menghadapi bencana alam dengan politik sejuk.
Hal itu dikatakan Mangapul menyikapi instruksi khusus yang sebelumnya telah disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, terkait komitmen PDIP dalam menjaga stabilitas politik di tengah bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami sangat menyambut baik instruksi Ibu Ketua Umum dan Ketua PDIP Sumut, Bapak Rapidin, terkait menjaga stabilitas politik di tengah bencana alam yang terjadi di berbagai daerah, khususnya di Sumatera Utara. Kami mengambil kesimpulan bahwa langkah ini merupakan politik sejuk,” ujarnya kepada Mistar saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, instruksi dari Ketua Umum PDIP merupakan langkah yang tepat dan sudah jelas untuk menyikapi berbagai dinamika politik yang ada. Pasalnya, di tengah terjadinya berbagai bencana alam mulai dari kebakaran hutan, banjir bandang, erupsi gunung berapi, dan lainnya, merupakan momentum mempersatukan diri untuk hadir di tengah masyarakat.
“Instruksi ini bukan hanya dapat dipahami secara sesaat, tetapi harus diimplementasikan hingga ke depan. Kita harus bergotong royong untuk menghadapi bencana. Bagi kami seluruh kader PDIP, tentunya terus berkomitmen untuk hadir di tengah denyut nadi masyarakat, khususnya Sumatera Utara,” tegas Mangapul.
Anggota DPRD Sumut asal daerah pemilihan (Dapil) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun itu mengatakan, saat ini sebanyak 21 kader terbaik PDIP dari perwakilan 33 kabupaten/kota di Sumut sedang mempersiapkan bantuan dan beberapa upaya mitigasi bencana yang harus dilakukan sebagai bentuk kehadiran nyata terhadap masyarakat.
Ia menyampaikan, salah satu di antaranya adalah saat ini pihaknya sedang menggalang dana dan memastikan seluruh pemangku kepentingan melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang secara optimal. Sejatinya, PDIP merupakan partai perjuangan yang harus berpihak kepada masyarakat.
“Kita semua harus bergotong royong dan tidak saling menyalahkan, seluruh kader PDIP harus ada dan hadir bersama masyarakat. Saya rasa, kunci kesiapan kita dalam menghadapi bencana alam adalah ketika kita bersatu agar dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Sumatera Utara,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menilai mitigasi bencana merupakan salah satu langkah paling tepat bagi pemerintah untuk menghadapi terjadinya bencana alam. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah secara total dan maksimal ketika menghadapi bencana sehingga, kata dia, mitigasi bencana penting dilakukan. (hm27)




































