Wednesday, August 12, 2026
home_banner_first
SUMUT

Ketua TP PKK Asahan Kunjungi Anak Yatim dan Lansia dalam Bhakti Sosial Keagamaan

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 20.19 WIB
ketua_tp_pkk_asahan_kunjungi_anak_yatim_dan_lansia_dalam_bhakti_sosial_keagamaan

Ketua TP PKK Asahan saat mengunjungi yayasan sosial. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama sejumlah organisasi perempuan. Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengikuti kegiatan Bhakti Sosial Keagamaan dengan mengunjungi anak yatim hingga warga lanjut usia (lansia), Rabu (12/8/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, yakni Panti Asuhan Al Maksum Kisaran, Sekolah MDA Perguruan Anak Yatim Kisaran, serta Panti Jompo Buddhist Yayasan Sinar Kasih Abadi.

Bupati Asahan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, Edi Sukmana, menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Sosial Keagamaan merupakan bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan sosial tidak hanya sebatas memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat saling membantu.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan ini," ujar Edi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk nyata kepedulian bersama terhadap masyarakat, terutama anak yatim, lansia, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

"Selain memberikan manfaat bagi penerima bantuan, kegiatan Bhakti Sosial Keagamaan juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah, organisasi perempuan, dan masyarakat," kata Yusnila.




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN