Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Forum Anak Desa Didorong Jadi Garda Terdepan Literasi Digital di Desa Sekip

Mistar.idSelasa, 7 April 2026 pukul 09.54 WIB
forum_anak_desa_didorong_jadi_garda_terdepan_literasi_digital_di_desa_sekip

Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik (peci merah) bersama Kepala Desa Sekip, Rahmat. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Penguatan peran Forum Anak Desa menjadi fokus utama dalam kunjungan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang ke Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sekip, Jalan Besar Pantai Labu itu menegaskan pentingnya transformasi Forum Anak dari sekadar simbol partisipasi menjadi wadah aktif dalam menghadapi tantangan era digital.

Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, menekankan Forum Anak Desa harus mampu menjadi motor penggerak literasi digital di tingkat desa. Menurutnya, anak-anak perlu didorong agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi individu yang cerdas, kritis, dan terlindungi di ruang digital.

“Forum Anak Desa harus kita dorong menjadi motor penggerak literasi digital di tingkat desa. Anak-anak tidak boleh hanya menjadi objek, tetapi harus menjadi subjek yang cerdas, kritis, dan terlindungi dalam ruang digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, Forum Anak Desa memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada sesama anak terkait penggunaan internet yang sehat, serta mencegah paparan konten negatif yang kian marak di era digital saat ini.

Upaya tersebut juga sejalan dengan implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026, yang menekankan pentingnya pengawasan, edukasi, dan perlindungan anak dalam pemanfaatan ruang digital.

Dalam pertemuan itu, LPA juga mendorong agar Forum Anak Desa dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan produktif bagi anak-anak di desa.

Kepala Desa Sekip, Rahmat, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah desa untuk mendukung penguatan peran Forum Anak Desa melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Kami siap berkolaborasi untuk memastikan Forum Anak Desa dapat berperan aktif, meskipun di tengah keterbatasan anggaran desa,” katanya.

Melalui penguatan ini, Forum Anak Desa diharapkan tidak lagi bersifat seremonial, melainkan menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan digitalisasi sekaligus melindungi generasi muda di tingkat desa. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN