Bupati Deli Serdang Tekankan Guru Fokus Mengajar Tanpa Terbebani Administrasi

Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan pada Peringatan HGN 2025.(foto: sembiring/ mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan pentingnya guru bekerja tanpa terbebani urusan administrasi yang berlarut-larut. Hal itu disampaikannya saat membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, pada Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus HUT ke-80 PGRI di Alun-alun Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (25/11/2025).
Menurut Asri, perubahan adalah keniscayaan sehingga dunia pendidikan tidak boleh stagnan. Guru, katanya, harus kembali pada esensi tugasnya sebagai pendidik.
“Guru harus fokus pada tugas mendidik tanpa perlu khawatir akan urusan administrasi yang berlarut-larut. Pendidikan tidak boleh stagnan,” ujar Asri di hadapan ratusan guru peserta upacara.
Bupati juga menanggapi keluhan sejumlah guru terkait kewajiban mengajar selama 37,5 jam per minggu. Ia menegaskan aturan tersebut merupakan ketentuan resmi yang harus dipatuhi.
“Setiap guru harus memiliki 27 Jam Pelajaran (JP) setiap minggu. Saya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala BKPSDM memastikan hal itu diterapkan,” katanya.
Asri juga mengingatkan agar tidak ada lagi guru yang gagal mengikuti sertifikasi. Ia menegaskan proses kenaikan pangkat harus berlangsung transparan dan bebas pungutan.
“Untuk kenaikan pangkat, saya sudah minta kepada Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan, tidak boleh ada pungutan apa pun,” tegasnya.
Namun ia turut mengimbau guru agar tidak menggunakan jasa pihak lain dalam pembuatan makalah sebagai syarat kenaikan pangkat.
“Seorang guru tentu mampu menulis makalah. Jadi jangan ditempahkan kepada orang lain,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan perlunya pembenahan sistem kinerja guru. Dengan sistem yang tertata, penilaian dan pemberian penghargaan (reward) dapat dilakukan secara objektif.
“Ini menjadi cambuk bagi Dinas Pendidikan dan BKPSDM. Siapkan sistem talenta bagi para guru agar mereka bisa mendapatkan reward sesuai pekerjaan dan jasa mereka,” ujarnya.
Asri menutup arahannya dengan menyampaikan bahwa peran guru sangat besar dalam perjalanan hidupnya.
“Bagaimanapun, saya berdiri di sini adalah hasil didikan guru-guru saya sebelumnya,” tutupnya.






















