Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Deli Serdang Jenguk Korban Longsor Sembahe di RSUD Pancur Batu

Mistar.idRabu, 8 April 2026 pukul 17.14 WIB
bupati_deli_serdang_jenguk_korban_longsor_sembahe_di_rsud_pancur_batu

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menjenguk korban longsor Sembahe, Sehat Beru Tarigan, di RSUD Pancur Batu.(Foto: ist/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menjenguk korban selamat bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, yang dirawat di RSUD Pancur Batu, Rabu (8/4/2026).

Korban selamat, Sehat Beru Tarigan (65), saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya. Ia dirawat dengan pendampingan keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan korban mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis serta dukungan dari pemerintah daerah.

“In sya Allah, kami akan membantu bapak ibu sekalian. Sabar ya,” ujar Bupati kepada keluarga korban.

Selain menjenguk korban luka, Bupati dan rombongan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia yang dievakuasi ke rumah sakit tersebut.

Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Selasa (7/4/2026) malam menyebabkan longsor di Desa Sembahe, tepatnya di belakang Rumah Makan Dina Mala. Sebanyak sembilan rumah terdampak, lima warga meninggal dunia, dan satu korban mengalami luka-luka.

Kelima korban meninggal dunia masing-masing bernama Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Beru Ginting (49), dan Jamilah Beru Ginting (48).

Pemerintah daerah bersama tim gabungan telah mendirikan posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, serta tenda penampungan sementara bagi warga terdampak.

“Meskipun sebagian besar keluarga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabat, pemerintah memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” kata Bupati.

Untuk alasan keselamatan, lokasi longsor telah dipasangi garis polisi guna mencegah warga mendekat. Pemerintah juga masih menunggu hasil asesmen dari tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan BPBD sebelum melakukan pembersihan material longsor.

Selain itu, kawasan wisata pemandian alam di sekitar lokasi bencana ditutup sementara untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.

Bupati juga menekankan pentingnya langkah mitigasi di sejumlah titik rawan longsor lain di Kecamatan Sibolangit. Tercatat terdapat sekitar lima titik longsor kecil, termasuk di Desa Bingkawan yang berada dekat badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Setelah kondisi tanah dinyatakan aman, akan dilakukan pelebaran tebing dan pembangunan tembok penahan tanah,” ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN