Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Deli Serdang Pastikan Percepat Penanganan dan Bantuan Korban Longsor di Sembahe

Mistar.idRabu, 8 April 2026 15.06
AN
HS
bupati_deli_serdang_pastikan_percepat_penanganan_dan_bantuan_korban_longsor_di_sembahe_

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan meninjau lokasi bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Rabu (8/4/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan percepatan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat terdampak.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan duka cita atas musibah ini. Kehadiran kami untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi. Kami juga terus berkoordinasi agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujarnya di lokasi.

Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Selasa (7/4/2026) malam menyebabkan longsor di Desa Sembahe, tepatnya di belakang Rumah Makan Dina Mala.

Sebanyak sembilan rumah terdampak, lima orang dilaporkan meninggal dunia, dan satu korban masih menjalani perawatan.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan telah mendirikan posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, serta tenda penampungan sementara. Meski sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat, pemerintah memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

“Saat ini kebutuhan dasar masyarakat tetap kami penuhi, meskipun banyak yang mengungsi di rumah keluarga,” tambah Bupati.

Untuk alasan keselamatan, lokasi longsor telah dipasangi garis polisi guna mencegah warga mendekat. Pemerintah masih menunggu hasil asesmen dari tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD sebelum melakukan pembersihan material longsor.

Selain itu, kawasan wisata pemandian alam di sekitar lokasi bencana ditutup sementara guna mengantisipasi potensi longsor susulan.

Bupati juga menekankan pentingnya langkah mitigasi di sejumlah titik rawan longsor lain di Kecamatan Sibolangit. Tercatat terdapat sekitar lima titik longsor skala kecil, termasuk di Desa Bingkawan yang berada dekat badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Material longsor di beberapa titik sudah dibersihkan. Ke depan, setelah asesmen kondisi tanah dinyatakan aman, akan dilakukan pelebaran tebing dan pembangunan tembok penahan tanah,” jelasnya.

Bupati mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan dan daerah rawan, agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan potensi bencana.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Kami bersama tim gabungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD terus melakukan penanganan. Lokasi masih kami isolasi karena kondisi tanah masih bergerak, sehingga masyarakat diimbau tidak mendekat demi keselamatan,” ujarnya. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN