Robot dengan Sistem Otot Katak Diciptakan Peneliti Asal China

Robot dengan sistem otot katak. (Foto: Jendela Berita)
Beijing, MISTAR.ID – Peneliti di China mengembangkan robot dengan sistem penggerak yang berbeda, yakni menggunakan otot katak.
Robot tersebut dikembangkan peneliti dari Shenyang Institute of Automation di bawah Chinese Academy of Sciences (SIACAS). Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Advanced Functional Materials.
Dalam laporannya, Jumat (4/9/2026), para peneliti menjelaskan bahwa sumber penggerak robot berasal dari sepotong jaringan otot alami yang diambil dari kaki katak benteng (bullfrog). Jaringan tersebut kemudian dipasang pada mekanisme robot untuk menghasilkan gerakan.
Saat otot berkontraksi, gerakannya diteruskan ke bagian tubuh yang menyerupai sirip sehingga robot dapat berenang.
Desain sirip tersebut terinspirasi dari ikan pari manta yang memiliki tubuh pipih dan lebar dengan sirip besar di kedua sisi tubuhnya.
Selain menggunakan otot katak, robot ini juga memiliki sistem pengendalian yang unik. Pergerakannya dapat dikendalikan menggunakan cahaya inframerah dekat (near-infrared) yang diarahkan ke panel surya kecil di bagian punggung.
Ketika terkena cahaya, panel tersebut menghasilkan sinyal listrik yang kemudian diteruskan ke saraf pada permukaan jaringan otot untuk memicu kontraksi.
Diketahui dari Kompas.com, peneliti juga dapat mengarahkan laser ke panel di sisi kiri atau kanan robot. Dengan cara tersebut, kontraksi otot pada masing-masing sisi dapat diatur sesuai kebutuhan.
Robot ini mampu berenang lurus, berbelok ke kiri atau kanan, bergerak membentuk lingkaran, hingga melakukan putaran balik berbentuk huruf U.
Dalam kultur laboratorium, jaringan otot katak tercatat tetap responsif hingga 11 hari. Sementara itu, robot dapat beroperasi secara andal selama sekitar satu minggu.
Dalam pengujian internal, robot tersebut mampu berenang dengan kecepatan rata-rata 0,54 panjang tubuh per detik atau sekitar 2,7 cm per detik. Kecepatan maksimalnya mencapai dua panjang tubuh per detik.
Robot itu juga dapat menyelesaikan satu putaran penuh dengan berenang selama sekitar 17 detik. Selain itu, robot mampu membawa beban hingga 5 gram dan bergerak secara perlahan di darat. (Kompas)























