Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Batu Bara Minta Tes IVA Hadir di Seluruh Kecamatan untuk Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 14.53
journalist-avatar-top
EP
bupati_batu_bara_minta_tes_iva_hadir_di_seluruh_kecamatan_untuk_perkuat_deteksi_dini_kanker_serviks

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, saat menghadiri Gebyar IVA Test dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim serta Kanker Payudara di Kecamatan Sei Suka. (Foto: Diskominfo Batu Bara/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, meminta layanan Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) tersedia di seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara guna memperkuat deteksi dini kanker leher rahim (serviks).

Permintaan tersebut disampaikan Baharuddin saat menghadiri Gebyar IVA Test dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim serta Kanker Payudara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Selasa (9/6/2026).

Menurut Baharuddin, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Gebyar ini merupakan wujud komitmen Pemkab Batu Bara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, akan pentingnya deteksi dini penyakit kanker," ujarnya.

Ia menegaskan pelaksanaan Tes IVA tidak boleh terpusat di satu lokasi saja, melainkan harus dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah dan berkualitas.

"Tes IVA tidak boleh dilakukan hanya di satu tempat. Layanan ini harus menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya kaum ibu, yang mendapatkan layanan deteksi dini untuk menjaga kesehatan mereka," katanya.

Baharuddin menilai program deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan penyakit yang masih menjadi salah satu ancaman utama bagi kesehatan perempuan.

Karena itu, ia mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Batu Bara untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dengan rutin melakukan pemeriksaan dan menjaga pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Baharuddin juga memaparkan sejumlah target pembangunan sektor kesehatan Kabupaten Batu Bara pada tahun 2026.

Beberapa target yang dicanangkan antara lain mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) di atas 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen melalui dukungan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar Rp46 miliar.

Selain itu, Pemkab Batu Bara juga menargetkan penurunan angka stunting dari 20 persen menjadi 17,5 persen, peningkatan layanan kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penguatan sarana, prasarana, dan peralatan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit daerah.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN