BMKG Prediksi Sumut Diguyur Hujan hingga 20 Juli 2026, Siang Panas Sore Berpotensi Angin Kencang

Ilustrasi cuaca hujan. (Foto: Pixabay)
Medan, MISTAR.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pola cuaca siang hari yang panas disertai hujan pada sore hingga malam masih akan berlangsung di Sumatera Utara (Sumut) hingga 20 Juli 2026.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, dalam keterangan tertulis yang diterima MISTAR, Selasa (14/7/2026).
"Sepekan ke depan, mulai 13–20 Juli 2026, kondisi cuaca pagi hingga siang hari di Sumut diperkirakan cerah hingga cerah berawan yang mengakibatkan peningkatan suhu udara dan pemanasan cukup signifikan," katanya.
Menurut Martha, kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari yang berpotensi disertai angin kencang secara lokal di sejumlah wilayah Sumut.
Ia menjelaskan, aktivitas gelombang atmosfer yang masih aktif, belokan angin di Samudera Hindia bagian barat Sumatera, serta suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan hujan. Selain itu, kondisi atmosfer yang labil juga mempercepat pertumbuhan awan konvektif.
"Secara umum, wilayah Sumut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari," ujarnya.
Daerah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Batu Bara, Asahan, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Toba, dan Samosir.
Potensi hujan juga diperkirakan terjadi di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Kota Gunungsitoli, Binjai, Medan, dan Pematangsiantar.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta selalu mengikuti informasi cuaca resmi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan langkah antisipasi agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan lancar. Selalu merujuk pada informasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi," kata Martha.
PREVIOUS ARTICLE
Tujuh Fraksi DPRD Toba Sampaikan Catatan atas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Perubahan Perda Pajak Daerah























