Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Kung Fu Soccer Tembus Rp1,2 Triliun dalam 2 Hari, Film Baru Stephen Chow Siap Guncang Bioskop Indonesia

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 14.59 WIB
kung_fu_soccer_tembus_rp12_triliun_dalam_2_hari_film_baru_stephen_chow_siap_guncang_bioskop_indonesia

Ilustrasi, Kung Fu Soccer Tembus Rp1,2 Triliun dalam 2 Hari, Film Baru Stephen Chow Siap Guncang Bioskop Indonesia. (foto:teater/tags.sina/newdaiyly/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (14/7/2026) – Lebih dari dua dekade setelah fenomena global Shaolin Soccer menghibur jutaan penonton di seluruh dunia, Stephen Chow akhirnya kembali ke lapangan hijau lewat film terbarunya, Kung Fu Soccer (2026). Film aksi-komedi olahraga ini langsung mencuri perhatian sejak perilisannya di China dan berhasil mencatatkan performa box office yang mengesankan.

Meski membawa semangat yang mirip dengan Shaolin Soccer, film ini bukan sekuel langsung. Stephen Chow memilih menghadirkan kisah baru dengan karakter berbeda, sekaligus memperkenalkan generasi baru bintang Asia dalam sebuah petualangan sepak bola yang dipadukan dengan seni bela diri khas kung fu.

Kembalinya Stephen Chow ke Dunia Sepak Bola

Kung Fu Soccer menjadi proyek penyutradaraan terbaru Stephen Chow setelah vakum cukup lama dari kursi sutradara. Film ini menjadi penanda kembalinya sineas legendaris Hong Kong tersebut ke genre yang membesarkan namanya.

Jika Shaolin Soccer berfokus pada tim sepak bola pria yang memanfaatkan kemampuan kung fu untuk menaklukkan lawan, maka Kung Fu Soccer mengambil pendekatan berbeda dengan menjadikan tim sepak bola wanita sebagai pusat cerita.

Perubahan ini membuat film terasa lebih segar sekaligus relevan dengan perkembangan olahraga modern yang semakin memberikan ruang bagi atlet perempuan untuk bersinar.

Sinopsis Kung Fu Soccer

Cerita berpusat pada tim sepak bola wanita Emei, sekelompok atlet berbakat yang juga menguasai berbagai teknik kung fu.

Di tengah pandangan miring dari dunia sepak bola profesional, mereka berjuang membuktikan bahwa kemampuan bela diri dapat dipadukan dengan strategi permainan modern. Dengan semangat pantang menyerah dan latihan keras, tim Emei berusaha menembus kompetisi bergengsi bernama Supreme Invincible Cup.

Perjalanan mereka tidak mudah. Berbagai lawan tangguh, konflik internal, hingga tekanan dari luar tim menjadi tantangan yang harus dihadapi. Di balik aksi-aksi spektakuler dan komedi khas Stephen Chow, film ini juga menyampaikan pesan tentang keberanian, solidaritas, dan perjuangan meraih mimpi.

Deretan Bintang yang Membintangi Kung Fu Soccer

Film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Stephen Chow.

Sejumlah nama besar yang bergabung dalam proyek ini antara lain Zhang Xiaofei sebagai Shuangshuang, Dilraba Dilmurat sebagai Yu Long, Lay Zhang (Zhang Yixing) sebagai Xu Feng, Carina Lau, Takeru Satoh, Ai Mi, Jimmy O Yang, MC Jin, Zhao Lina, dan Li Jiayue.

Kehadiran mantan pemain Timnas Wanita China, Zhao Lina dan Li Jiayue, menjadi nilai tambah yang membuat adegan pertandingan terasa lebih autentik meski tetap dibalut nuansa fantasi khas Stephen Chow.

Empat Hal yang Membuat Kung Fu Soccer Layak Ditonton

1. Penerus Spiritual Shaolin Soccer

Meski bukan sekuel resmi, film ini membawa DNA yang sama dengan Shaolin Soccer. Penonton akan menemukan perpaduan aksi, humor absurd, dan adegan sepak bola yang mustahil namun menghibur.

2. Fokus pada Tim Sepak Bola Wanita

Stephen Chow menghadirkan perspektif baru dengan menjadikan tim wanita sebagai tokoh utama. Langkah ini memberi warna berbeda dibandingkan film pendahulunya.

3. Efek Visual Lebih Modern

Dibandingkan Shaolin Soccer yang dirilis pada 2001, teknologi CGI dalam Kung Fu Soccer jauh lebih canggih. Adegan tendangan, duel udara, hingga jurus-jurus kung fu tampil lebih spektakuler.

4. Kombinasi Olahraga dan Komedi Khas Stephen Chow

Formula komedi slapstick yang menjadi ciri khas sang sutradara tetap dipertahankan. Inilah salah satu alasan mengapa penggemar lama begitu antusias menyambut film ini.

Fakta Menarik di Balik Kung Fu Soccer

Film ini hadir tepat sekitar 25 tahun setelah Shaolin Soccer menjadi salah satu film Asia paling berpengaruh di dunia.

Selain itu, hak distribusi internasional film ini dipegang oleh Encore Films, membuka peluang bagi Kung Fu Soccer untuk menjangkau pasar Asia yang lebih luas.

Antusiasme publik juga terlihat sejak trailer pertama dirilis. Banyak penggemar menyebut film ini sebagai "nostalgia modern" yang membawa kembali gaya unik Stephen Chow ke layar lebar.

Raup Rp1,2 Triliun Hanya dalam Dua Hari

Kesuksesan terbesar Kung Fu Soccer sejauh ini datang dari sisi komersial.

Film tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 455 juta yuan atau setara Rp1,2 triliun hanya dalam dua hari pertama penayangannya di China. Angka tersebut menjadikannya salah satu pembukaan terkuat untuk film lokal China pada 2026.

Pendapatan akhir pekan pembukaannya bahkan mencapai sekitar 500 juta yuan atau setara US$73,8 juta. Sejumlah analis industri memperkirakan total pendapatan domestik film ini berpotensi menembus 2 miliar yuan apabila tren penonton tetap stabil dalam beberapa pekan ke depan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa nama Stephen Chow masih memiliki daya tarik luar biasa di pasar Asia, meski sebagian kritikus memberikan ulasan yang beragam terhadap kualitas cerita dan efek visual filmnya.

Kapan Kung Fu Soccer Tayang di Indonesia?

Setelah sukses memulai penayangan di China pada 11 Juli 2026, film Kung Fu Soccer dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia pada 12 Agustus 2026.

Kehadirannya menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh penggemar film Asia dan pencinta karya-karya Stephen Chow di Tanah Air.

Mampukah Lepas dari Bayang-Bayang Shaolin Soccer?

Tantangan terbesar Kung Fu Soccer bukanlah menarik penonton ke bioskop, melainkan keluar dari bayang-bayang Shaolin Soccer yang sudah berstatus film kultus.

Dari sisi bisnis, film ini telah membuktikan daya tariknya melalui pendapatan fantastis dalam waktu singkat. Namun dari sisi kreatif, Stephen Chow tampaknya ingin menunjukkan bahwa kisah sepak bola dan kung fu masih bisa dikembangkan ke arah yang lebih modern, inklusif, dan relevan dengan generasi baru.

Apabila mampu mempertahankan performa box office sekaligus memenangkan hati penonton internasional, Kung Fu Soccer berpotensi menjadi salah satu film Asia terbesar pada 2026 dan mengukuhkan kembali posisi Stephen Chow sebagai salah satu maestro hiburan paling berpengaruh di industri perfilman Asia.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN