Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Mata Kena Bola Padel, Desta: Sempat Tak Bisa Lihat

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 08.26 WIB
mata_kena_bola_padel_desta_sempat_tak_bisa_lihat

Desta mengabarkan kondisi terkini mata kirinya yang terkena bola padel. Dia harus menjalankan operasi penyedotan darah di lensa mata. "Doain guys," tulisnya dilihat pada Selasa (14/7/2026). (Foto: Instagram @desta80s)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Mata kiri presenter Desta Mahendra terkena hantaman bola padel, Jumat (10/7/2026). Kejadian ini membuat penglihatannya sempat hilang dan harus mendapat penanganan medis.

Insiden itu terjadi saat Desta berduet dengan atlet padel Panji Untung Setiawan menghadapi pasangan Giorgio Soemarno dan Jose Antonio Arcos.

Usai terkena bola dari jarak dekat, Desta langsung tersungkur di lapangan sambil memegangi wajahnya sebelum dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan retina, kornea, serta saraf mata Desta dalam kondisi baik. Namun, benturan keras menyebabkan trauma pada mata disertai pendarahan yang cukup luas hingga mencapai area lensa.

"Pendarahan cukup lebar sampai di lensa mata. Sudah ditangani dokter spesialis mata. Cukup parah tapi tidak sampai berbahaya. Namun, harus operasi penyedotan darah di lensa mata. Doain guys," ujar Desta dikutip dari Instagramnya, Selasa (14/7/2026).

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Desta menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, reli diawali dengan servis yang berhasil dikembalikan lawan, lalu Panji menyambut bola dengan pukulan backhand volley.

Saat lawan mengirim bola lob, Panji melompat untuk melepaskan pukulan vibora. Namun, bola justru meluncur ke arah Desta dan menghantam mata kirinya dari jarak yang sangat dekat.

Desta membantah rekannya yang bersalah. Menurutnya, kesalahan sepenuhnya dari Desta karena terlambat mengambil posisi di depan net.

"Secara permainan ini pure kesalahan saya. Pemain di posisi depan harusnya cukup melihat sedikit arah bola saat di-lob. Setelah itu langsung lihat lagi ke arah lawan, atau posisi menunduk atau bahkan jongkok," kata Desta.

Ia mengaku terlalu lama memperhatikan arah bola karena ingin memastikan apakah bola akan memantul lebih dulu atau langsung dipukul kembali oleh Panji. Keputusan itu membuatnya terlambat mengantisipasi datangnya bola.

"Saya terlalu kepo dan lama ngeliatin bola karena saya menunggu apakah bola akan mantul dulu, mau tahu Panji akan lob lagi setelah mantul atau bajada, untuk mengatur posisi saya selanjutnya. Jadi sekali lagi ini bukan salah Panji. Tapi pure kesalahan saya sendiri," ujarnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN