Lima Makanan Enak yang Bisa Jaga Kesehatan Otak

Ilustrasi. (Foto: Halo Doc)
Jakarta, MISTAR.ID – Otak membutuhkan asupan makanan yang sehat agar fungsinya tetap terjaga dengan baik. Sangat disarankan agar seseorang mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, seperti omega-3.
Berikut lima daftar makanan yang tidak hanya bisa menjaga kesehatan otak, tetapi juga enak di lidah. Apa saja?
1. Ikan Berlemak
Salmon, tuna, dan sarden termasuk ikan berlemak yang kaya akan asam lemak omega-3. Mengutip Medical News Today, Selasa (14/7/2026), nutrisi ini berperan dalam membentuk membran yang melindungi setiap sel tubuh, termasuk sel-sel otak.
Berkat perannya tersebut, omega-3 membantu menjaga struktur neuron atau sel saraf yang bertugas mengolah informasi dan mendukung proses berpikir.
Penelitian pada 2017 juga menemukan bahwa individu dengan kadar omega-3 yang lebih tinggi cenderung memiliki aliran darah ke otak yang lebih baik. Kondisi ini berkaitan dengan kemampuan kognitif yang lebih optimal.
2. Buah Beri
Strawberry, blueberry, dan blackberry merupakan sumber flavonoid, yaitu antioksidan yang berperan melindungi kesehatan otak. Senyawa ini diketahui mampu membantu mengurangi peradangan sekaligus menekan stres oksidatif.
Sebuah ulasan yang diterbitkan pada 2014 menyebutkan flavonoid dalam buah beri memiliki sejumlah manfaat, di antaranya meningkatkan komunikasi antarsel otak, mengurangi peradangan di dalam tubuh, meningkatkan plastisitas otak, serta membantu menunda penurunan fungsi kognitif dan penyakit neurodegeneratif yang berkaitan dengan proses penuaan.
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian juga menjadi pilihan makanan yang baik untuk otak karena mengandung omega-3 dan antioksidan. Penelitian pada 2014 menunjukkan konsumsi kacang dalam jumlah lebih tinggi berkaitan dengan fungsi otak yang lebih baik pada kelompok lanjut usia.
Selain itu, makanan ini merupakan sumber vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Seiring bertambahnya usia, otak menjadi lebih rentan terhadap stres oksidatif sehingga vitamin E diduga berperan membantu menjaga kesehatannya. Almond, hazelnut, dan biji bunga matahari termasuk beberapa sumber vitamin E yang baik.
4. Sayuran Hijau
Bayam, kale, dan brokoli mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin K, folat, dan beta karoten. Mengutip Harvard Health, sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi sayuran hijau dapat membantu memperlambat penurunan kemampuan kognitif.
Khusus brokoli, sayuran ini kaya glukosinolat, senyawa yang diyakini mampu menekan stres oksidatif dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif. Kandungan vitamin C serta flavonoid di dalamnya juga turut mendukung kesehatan otak.
5. Cokelat Hitam
Dark chocolate mengandung kakao yang kaya flavonoid, antioksidan yang berperan penting dalam melindungi otak dari stres oksidatif. Kondisi tersebut diketahui berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif akibat penuaan maupun berbagai gangguan pada otak.
Sebuah penelitian pada 2018 menggunakan teknik pencitraan untuk mengamati aktivitas otak setelah peserta mengonsumsi dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen. Hasilnya menunjukkan makanan tersebut berpotensi meningkatkan plastisitas otak, yakni kemampuan otak untuk beradaptasi yang berperan penting dalam proses belajar. Peneliti juga menilai dark chocolate kemungkinan memiliki manfaat lain yang mendukung fungsi otak. (hm20)





















