VIOLA dan BPJS Keliling Perluas Akses Layanan JKN hingga Wilayah Terpencil

Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. (Foto: Humas BPJS Kesehatan / Mistar)
Asahan, MISTAR.ID, (13/7/2026) – BPJS Kesehatan Cabang Kisaran terus memperluas akses pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses. Melalui layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta BPJS Keliling, masyarakat kini dapat mengurus administrasi kepesertaan JKN tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, Sri Widiastuti, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (13/7/2026), mengatakan kedua layanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI) yang diluncurkan BPJS Kesehatan untuk menjangkau masyarakat di wilayah dengan akses pelayanan yang masih terbatas.
"Harapan kami, seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah dengan akses terbatas, tetap memperoleh pelayanan JKN yang mudah, cepat, dan setara. Melalui VIOLA dan BPJS Keliling, masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan atau memperoleh informasi terkait Program JKN," ujar Sri Widiastuti.
Menurut Sri, layanan VIOLA memungkinkan masyarakat berkonsultasi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan melalui video conference secara real time. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk perubahan data peserta, perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), penyampaian informasi, hingga pengaduan.
Sementara itu, BPJS Keliling hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang belum memiliki akses internet memadai atau masih mengalami kendala dalam memanfaatkan layanan digital. Petugas BPJS Kesehatan mendatangi langsung lokasi-lokasi yang telah ditentukan sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"Karakteristik wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kisaran cukup beragam. Karena itu, kami memadukan layanan digital melalui VIOLA dengan pelayanan langsung melalui BPJS Keliling agar seluruh peserta JKN dapat terlayani tanpa terkendala kondisi geografis maupun keterbatasan infrastruktur," katanya.
Dalam pelaksanaan LANURI, BPJS Kesehatan Cabang Kisaran menggelar pelayanan BPJS Keliling di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) 01.08.01 Kisaran yang diikuti 30 peserta.
Selain itu, layanan VIOLA juga dilaksanakan secara serentak di enam daerah dalam wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kisaran. Di Kabupaten Asahan, layanan dipusatkan di Kantor Desa Ambalutu dengan 14 peserta. Di Kabupaten Batu Bara, pelayanan berlangsung di Kantor Desa Benteng dan dimanfaatkan oleh 21 peserta.
Sementara di Kota Tanjungbalai, layanan VIOLA digelar di Kantor Kelurahan Muara Sentosa dengan 11 peserta. Adapun di Kabupaten Labuhanbatu Utara tercatat empat peserta mengikuti layanan di Kantor Desa Sonomartani, enam peserta di Kantor Desa Bunut, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, serta tiga peserta di Kantor Desa Tanjung Haloban, Kabupaten Labuhanbatu.
Sebelumnya, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, dalam acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi, Senin (13/7/2026) di Jakarta, mengatakan tidak semua wilayah di Indonesia mampu mengadopsi layanan digital karena berbagai alasan. Selain itu, belum semua lapisan masyarakat familier dengan teknologi digital. Karena itu, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan layanan jemput bola.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses informasi, mengurus administrasi, hingga menyampaikan aduan seputar JKN.
"Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Dari 558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, sementara 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau wilayah dengan akses terbatas karena kondisi geografis," ujar Pujo.
Pada kesempatan yang sama, Pujo juga menyampaikan capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan yang mencapai 91,53 persen. Sebagai informasi, Quick Wins tersebut terdiri atas empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.
Program Customer Centric dikembangkan secara khusus untuk mengakomodasi kebutuhan fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat. Sementara itu, secara paralel, BPJS Kesehatan juga menjalankan Program Collaborative untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi dengan melibatkan sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dalam implementasinya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Lima Makanan Enak yang Bisa Jaga Kesehatan Otak























