Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
MEDAN

Antrean Pertalite Masih Mengular di SPBU Medan, Pengendara Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 18.02 WIB
antrean_pertalite_masih_mengular_di_spbu_medan_pengendara_keluhkan_sulitnya_mendapat_bbm

Antrean pengendara sepeda motor di salah satu SPBU di Kota Medan. (Foto: Amita/MISTAR)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Selasa (14/7/2026).

Ratusan pengendara rela menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Sejumlah warga mengaku antrean panjang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojek online, Andre, mengeluhkan lamanya waktu yang harus dihabiskan untuk mengantre dibandingkan menunggu pesanan dari pelanggan.

"Sabtu kemarin saya kira cuma hari itu saja antreannya panjang. Waktu itu saya juga isi BBM. Ternyata sampai hari ini masih antre, bahkan lebih panjang lagi. Lebih lama saya di sini daripada menunggu orderan," katanya.

Andre mengaku harus berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki stok Pertalite.

"Ada SPBU yang tidak ada antrean, tapi ternyata Pertalitenya juga habis. Akhirnya keliling mencari SPBU yang masih ada stok, kalau bisa yang antreannya lebih sedikit. Tapi ternyata semuanya ramai, jadi pasrah saja menunggu," ujarnya.

Sementara itu, pengendara lain, Sri, yang merupakan seorang ibu rumah tangga, mengaku terkejut melihat antrean panjang di sejumlah SPBU.

"Saya isi bensin karena memang sudah habis. Saya jarang keluar rumah, jadi jarang isi BBM. Tapi begitu mau isi malah ramai. Setelah tanya anak, ternyata memang Pertalite lagi susah sehingga orang-orang mengantre di SPBU yang masih punya stok," katanya.

Sri berharap masyarakat yang belum benar-benar membutuhkan BBM tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar antrean di SPBU tidak semakin panjang.

"Kalau belum habis, mungkin besok saja isi BBM. Tapi memang setiap orang punya kebutuhan masing-masing. Kalau stoknya aman, seharusnya tidak ada antrean seperti ini. Semoga kondisi ini segera normal lagi karena kasihan para pekerja yang setiap hari harus menggunakan kendaraan," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN