Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Batu Bara Terapkan Program PM-AAS untuk ‎Tingkatkan Hasil Panen Padi

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 18.44 WIB
pemkab_batu_bara_terapkan_program_pmaas_untuk_tingkatkan_hasil_panen_padi

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian (tiga kiri) meninjau tanaman padi yang menetapkan program PM-AAS. (foto: Diskominfo Batu Bara/Mistar)

news_banner

‎Batu Bara, MISTAR.ID - Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara mulai menerapkan ‎program Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS), guna meningkatkan hasil panen padi.

Pogram ‎yang mengusung sistem pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung kesejahteraan petani ini untuk pertama kalinya di uji coba di lahan sawah Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Selasa (14/7/2026).

‎Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian berkesempatan melihat langsung pelaksanaan program tersebut didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara, Hendra Kumara dan Ketua Kelompok Tani setempat.

Dalam peninjauan itu, terlihat anakan pohon padi serta bulirnya sangat lebat dan tumbuh subur. Baharuddin juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani dan penyuluh pertanian untuk mendengar langsung kondisi di lapangan.

‎"Pertanian harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung kesejahteraan petani, kita terapkan program PM-AAS yang digagas oleh Kementerian Pertanian," ujar Baharuddin.

‎Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara, Hendra Kumara, menjelaskan ‎program PM-AAS adalah model budidaya padi modern untuk meningkatkan produktivitas hingga mencapai 10-12 ton/hektar.

‎Ia mengatakan program tersebut ‎mengintegrasikan mekanisasi alsintan, teknologi digital, pertanian presisi, dan manajemen berbasis korporasi.

‎"Melalui program ini jarak tanam dalam barisan antara 3 hingga 6 centimeter serta menerapkan sistim irigasi hemat air dan penggunaan ‎varietas unggul Inpari 32 untuk mendapatkan hasil malai yang lebih lebat," ujar Hendra.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN