Banjir di Langkat, 1.235 Rumah Terdampak Dapat Bantuan Rehabilitasi dan Sembako dari Pemerintah

Bupati Langkat, Syah Afandin serahkan berkas rehabilitasi rumah kepada warga terdampak banjir. (foto: istimewa/mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Berdasarkan hasil reviu dan verifikasi, total rumah terdampak banjir di Kabupaten Langkat mencapai 1.235 unit. Rinciannya, 299 unit mengalami rusak berat, 397 unit rusak sedang, dan 539 unit rusak ringan. Saat ini, seluruh rumah tersebut telah masuk dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pemerintah pusat memberikan bantuan stimulan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Dana tersebut disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memastikan pencairan berjalan cepat, tepat sasaran, dan transparan.
Selain bantuan perbaikan rumah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyalurkan paket sembako kepada keluarga terdampak. Bantuan meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, mie instan, roti, dan sarden guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Langkat, Syah Afandin, Kamis (4/3/2026), menegaskan bahwa bantuan yang diterima masyarakat merupakan wujud perhatian pemerintah pusat terhadap warga terdampak bencana.
“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan komitmennya dalam memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan perlindungan dan dukungan dari negara,” ujar Bupati.
Pemerintah daerah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menempati rumah yang layak dan aman.


















