Atap Perpustakaan SDN dan Pustu Bocor, Warga Gunung Paribuan Minta Pemda Bertindak

Kondisi atap gedung perpustakaan SD Negeri dan Pustu Desa Gunung Paribuan, Kecamatan Gunung Meriah, yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Atap gedung perpustakaan SD Negeri 102002 Desa Gunung Paribuan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang beberapa waktu lalu, hingga Kamis (11/6/2026), belum juga diperbaiki.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terlihat pada bagian sisi kanan bangunan perpustakaan. Sejumlah lembar atap seng tampak terlipat dan terlepas dari rangka bangunan sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna fasilitas sekolah tersebut.
Warga sekitar menyebutkan kerusakan tersebut telah terjadi cukup lama. Namun, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan yang dilakukan.
Menurut warga, kondisi bangunan yang rusak berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan siswa saat memanfaatkan fasilitas perpustakaan.
Baca Juga: Pemkab Deli Serdang Tambah Excavator Amphibi untuk Normalisasi Sungai dan Pengendalian Banjir
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Samsuar Sinaga, memastikan pihaknya akan segera melakukan perbaikan.
"Akan segera kita perbaiki," ujar Samsuar Sinaga saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).
Warga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan agar kerusakan tidak semakin parah dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.
Sementara itu, tidak jauh dari lokasi sekolah, kondisi serupa juga ditemukan pada bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Gunung Paribuan. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dan dikeluhkan warga karena dinilai kurang terawat.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bagian atap seng mengalami kebocoran, cat bangunan tampak kusam, serta papan nama fasilitas kesehatan tersebut sudah memudar sehingga tulisan tidak lagi terlihat jelas.
Sejumlah warga menilai kondisi bangunan tersebut tidak mencerminkan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak.
"Seharusnya gedung kesehatan itu bersih dan teratur. Tapi Pustu ini atapnya bolong, catnya kusam, bahkan papan namanya juga sudah terhapus. Kesannya seperti bangunan tidak terawat," ujar seorang warga bermarga Sembiring.
Selain kondisi fisik bangunan, warga juga mengeluhkan pelayanan kesehatan yang dinilai belum optimal. Menurut mereka, petugas kesehatan tidak selalu berada di lokasi sehingga masyarakat yang datang untuk berobat kerap tidak memperoleh pelayanan.
"Sudah sering warga mengeluh karena saat mau berobat petugas tidak ada di tempat," kata warga lainnya.
Warga mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak Puskesmas Gunung Meriah. Namun, hingga kini mereka menilai belum ada tindak lanjut yang terlihat terkait perbaikan fasilitas maupun peningkatan pelayanan kesehatan di Pustu tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, Tetti Rossanti Keliat, belum memberikan tanggapan terkait kondisi bangunan maupun pelayanan di Pustu Desa Gunung Paribuan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat hingga Kamis sore belum memperoleh respons. (hm25 )























