Monday, June 22, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Warga Harus Bersabar, Sejumlah Proyek Jalan di Simalungun Baru Dikerjakan pada 2027

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 20.36 WIB
warga_harus_bersabar_sejumlah_proyek_jalan_di_simalungun_baru_dikerjakan_pada_2027

Paripurna Jawaban Bupati Simalungun atas Pemandangan Umum Fraksi tentang Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah. (foto:indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (22/6/2026) - Pemerintah Kabupaten Simalungun memastikan sejumlah proyek perbaikan jalan yang menjadi aspirasi masyarakat dan usulan DPRD belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kecamatan baru akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.

Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Simalungun dengan agenda Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Senin (22/6/2026). Jawaban pemerintah dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun mewakili Bupati Anton Achmad Saragih.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah jawaban pemerintah atas desakan Fraksi Partai Golkar terkait pembangunan jalan utama di Nagori Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik. Sebelumnya, Golkar meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut karena merupakan akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga.

Namun, dalam jawaban resminya, Pemkab Simalungun menyatakan perbaikan jalan tersebut baru akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.

“Terkait perbaikan jalan utama di Nagori Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik, hal tersebut akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027,” kata Sekda membacakan jawaban bupati.

Jalan utama Nagori Bahal Gajah selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat Kecamatan Sidamanik. Kondisinya yang rusak parah dengan banyak lubang, badan jalan yang mengelupas, serta genangan air saat hujan membuat arus lalu lintas terganggu dan membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagai daerah pertanian, jalan itu merupakan jalur utama pengangkutan hasil panen warga menuju pusat-pusat perdagangan.

Tidak hanya Bahal Gajah, pemerintah juga menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan lain yang sebelumnya menjadi perhatian DPRD belum masuk dalam program pembangunan tahun berjalan.

Ruas jalan dari Simpang Sampuran menuju Pematang Silampuyang, Kecamatan Siantar, misalnya, juga akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027. Demikian pula jalan penghubung Kecamatan Gunung Maligas menuju Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Selanjutnya, perbaikan jalan Nagori Damakitang–Negeri Dolok serta ruas Bandar Silou–Simanabun di Kecamatan Silou Kahean juga direncanakan masuk dalam usulan pembangunan tahun 2027.

Pemerintah juga menyebutkan perbaikan jalan di Kecamatan Hatonduhan dan ruas Kerasaan–Pematang Bandar, khususnya di Nagori Purwodadi, belum dapat direalisasikan tahun ini dan akan diusulkan pada anggaran tahun depan.

Di tengah sejumlah penundaan tersebut, terdapat satu kabar baik bagi masyarakat. Pemkab Simalungun memastikan pembangunan jalan penghubung Nagori Serapuh menuju Kecamatan Gunung Malela telah masuk dalam alokasi anggaran Tahun 2026.

Jawaban pemerintah tersebut sekaligus memberikan gambaran arah prioritas pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan. Di satu sisi, masyarakat harus menunggu hingga 2027 untuk realisasi sejumlah proyek jalan yang telah lama diusulkan. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN