Kapal Tradisional Danau Toba Layani 25 Ribu Wisatawan Selama Libur Nataru

Dermaga Atsari, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Aktivitas transportasi air di kawasan Danau Toba menunjukkan lonjakan signifikan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kapal tradisional di sejumlah dermaga wisata mencatat ribuan pergerakan penumpang, menandai tingginya minat wisatawan menikmati Danau Toba melalui jalur perairan.
Berdasarkan rekapitulasi kunjungan pada 18 hingga 31 Desember 2025, Dermaga Atsari, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsib), melayani 90 trip kapal tradisional dengan total 2.501 penumpang.
Seluruh layanan di dermaga tersebut bersifat wisata, tanpa mengangkut kendaraan bermotor, sehingga menjadikannya salah satu titik favorit wisata air.
Sementara itu, Dermaga Tigaraja yang juga terletak di Kecamatan Girsib dengan rute menuju Tuk Tuk mencatat 165 trip dengan 1.303 penumpang serta 22 kendaraan roda dua. Rute Tigaraja–Lopo Parindo menjadi salah satu lintasan tersibuk dengan 284 trip, mengangkut 6.221 penumpang dan 1.958 kendaraan roda dua.
Informasi itu disampaikan Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Ajibata, Darwin Purba, Rabu (7/1/2026). Dikatakannya, peningkatan serupa juga terjadi di dermaga lain yang berada dalam wilayah kerjanya. Pada lintasan Ajibata–Tomok tercatat 247 trip dengan 12.685 penumpang serta 9.310 kendaraan roda dua. Dermaga Marihat Permai melayani 46 trip dengan 1.476 penumpang, sedangkan Dermaga PT Aquafarm mencatat 74 trip dengan 814 penumpang.
"Jika diakumulasi, seluruh dermaga di wilayah kerja Ajibata selama periode Nataru melayani 906 trip, sekitar 25.000 pengunjung, dan mengangkut 11.290 kendaraan roda dua," ujar Darwin.
Selain faktor libur panjang, kondisi cuaca yang relatif bersahabat serta kesiapan armada dan petugas pelabuhan turut mendukung kelancaran pelayanan. Kata Darwin, selama periode liburan, pengawasan keselamatan pelayaran juga diperketat.
Petugas rutin mengecek kelayakan kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta memastikan jumlah penumpang sesuai kapasitas.
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan di tengah padatnya arus penyeberangan. Darwin menambahkan, lonjakan kunjungan wisata tersebut berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar dermaga.
"Data Nataru ini akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan transportasi air Danau Toba ke depan," katanya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Volume Sampah di Pematangsiantar Naik 10 Persen






















