Friday, June 12, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Empat Dapur MBG Baru di Simalungun Rampung, Menunggu Anggaran Operasional Cair

Mistar.idJumat, 12 Juni 2026 18.52
AN
IH
empat_dapur_mbg_baru_di_simalungun_rampung_menunggu_anggaran_operasional_cair

Distribusi MBG di SMK Negeri Seni Budaya, Kecamatan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simalungun terus menunjukkan perkembangan. Di tengah proses pencairan anggaran yang masih berlangsung, sebanyak empat dapur baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah selesai dibangun dan siap beroperasi untuk memperluas cakupan layanan kepada masyarakat.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Simalungun, Debora Purba, mengatakan penambahan dapur tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pemenuhan gizi masyarakat melalui program MBG.

"Terbaru, ada empat dapur yang sudah berdiri, namun anggarannya belum turun. Totalnya sekarang 70 dapur. Sebelumnya ada 66 dapur yang sudah operasional," ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Menurut Debora, keempat dapur baru tersebut telah rampung secara fisik dan siap menjalankan aktivitas produksi makanan bergizi. Namun hingga kini, operasionalnya belum dapat dimulai karena masih menunggu pencairan dana.

"Cuma ada empat dapur yang belum pernah beroperasi sama sekali, tetapi pembangunannya sudah selesai semua. Tinggal dananya belum turun," katanya.

Selain empat dapur baru yang menunggu anggaran, sejumlah dapur yang sebelumnya aktif juga masih mengalami penghentian operasional sementara akibat persoalan serupa.

Debora menjelaskan jumlah dapur yang terdampak tidak bersifat tetap karena kondisi pencairan anggaran berubah hampir setiap hari.

"Kalau soal dapur yang berhenti operasional sementara karena anggaran, kurang lebih empat sampai enam dapur. Datanya terus berubah setiap hari. Yang kemarin sudah terisi, sekarang kosong lagi dan menunggu anggaran," ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada kendala teknis maupun persoalan lain yang menghambat pelaksanaan program di lapangan.

"Kendala yang lain tidak ada, soal anggaran itu saja," ucapnya.

Dengan bertambahnya empat dapur baru, total SPPG di Kabupaten Simalungun kini mencapai 70 unit. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat program MBG sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya di wilayah Habonaron do Bona.

Pihak BGN berharap pencairan anggaran dapat segera terealisasi sehingga seluruh dapur yang telah siap, termasuk empat dapur baru tersebut, dapat beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan tanpa hambatan kepada masyarakat. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN