Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Antrean Panjang di SPBU Pematang Raya, Sopir Truk Menunggu Solar Sejak Minggu

Mistar.idSenin, 9 Maret 2026 pukul 16.46 WIB
antrean_panjang_di_spbu_pematang_raya_sopir_truk_menunggu_solar_sejak_minggu

Antrean kendaraan di SPBU Raya, Senin (9/3/2026).(foto: Indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mengular panjang di SPBU Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Senin (9/3/2026). Puluhan sepeda motor hingga kendaraan roda empat terlihat berlapis menunggu giliran mengisi BBM sejak pagi hari.

Kondisi ini dipicu oleh kosongnya stok Pertalite dan solar di SPBU yang terletak di Kecamatan Raya. Sejumlah kendaraan bahkan terpaksa mengantre hingga keluar dari area SPBU dan memakan sebagian badan jalan.

Pantauan di lokasi, antrean didominasi kendaraan roda dua yang membawa jerigen serta truk dan mobil pikap. Para pengendara mengaku membutuhkan BBM untuk mendukung aktivitas pertanian, terutama untuk mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Diketahui, SPBU Pematang Raya merupakan satu-satunya stasiun pengisian bahan bakar di kawasan tersebut. Sementara itu, mayoritas masyarakat di wilayah sekitar menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Akibat panjangnya antrean kendaraan, petugas kepolisian turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di ruas jalan Pematangsiantar–Saribudolok.

Seorang petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya mengatakan saat ini stok BBM yang tersedia hanya jenis Pertalite. Sementara untuk solar masih menunggu pasokan dari mobil tangki.

“Kalau solar masih kosong. Informasinya mobil tangki sudah dalam perjalanan menuju SPBU. Pertalite tadi pagi masuk,” ujarnya.

Kelangkaan solar ini membuat sejumlah pengendara harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari. Salah satunya Rado Saragih, sopir truk yang mengaku telah mengantre sejak Minggu (8/3/2026) sore.

“Iya, sudah antre dari hari Minggu. Mobil ditinggal saja, kebetulan rumah dekat sini,” kata Rado saat ditemui di lokasi.

Ia berharap pasokan solar segera tiba agar aktivitasnya kembali berjalan normal. Menurutnya, keterlambatan mendapatkan BBM sangat berdampak pada pekerjaannya. “Semoga cepat sampai. Aktivitas terhambat karena minyak ini. Padahal mau cari uang untuk Lebaran,” ujarnya.

Hingga berita ini dikirimkan, antrean kendaraan di SPBU Pematang Raya masih terus berlangsung sambil menunggu kedatangan pasokan solar.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN