20 Tahun Rusak Parah, Warga Serbalawan Desak Perbaikan Jalan Sangnawaluh Segera Direalisasikan

Kondisi Jalan Sangnawaluh di Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun. (foto:indra/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Kondisi memprihatinkan Jalan Sangnawaluh di Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, kian mempertegas urgensi perbaikan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Setelah persoalan ini disorot dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Simalungun, warga kini berharap perhatian pemerintah benar-benar berujung pada tindakan nyata.
Pantauan di lokasi, Rabu (13/5/2026), jalan yang disebut tak tersentuh perbaikan selama lebih dari 20 tahun itu tampak dipenuhi lubang besar yang digenangi air. Batu-batu tajam dan kubangan lumpur memaksa pengendara sepeda motor memperlambat laju dan bermanuver ekstra hati-hati untuk menghindari terjatuh.
Pada pagi hingga siang hari, ruas jalan itu tetap ramai dilalui warga. Sepeda motor, becak barang, hingga kendaraan roda empat tampak bergantian melintasi kubangan. Beberapa pengendara bahkan terpaksa mencari sisi jalan yang sedikit lebih kering agar tidak terperosok ke lubang yang tertutup genangan air.
“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sudah sering pengendara hampir jatuh, terutama ibu-ibu dan anak sekolah,” ujar Rina (38), warga sekitar yang setiap hari melintasi Jalan Sangnawaluh.
Keluhan serupa disampaikan Dedi. Warga Serbalawan itu mengaku kerusakan jalan bukan persoalan baru, melainkan sudah puluhan tahun dibiarkan tanpa solusi permanen.
“Sudah capek kami mengeluh. Kalau musim hujan seperti kubangan kerbau, kalau panas debunya luar biasa. Kami hanya berharap kali ini pemerintah benar-benar turun tangan, jangan hanya janji,” kata ayah dua anak itu.
Menurut warga, Jalan Sangnawaluh merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah nagori dan menjadi jalur utama masyarakat menuju sekolah, pasar, hingga pusat aktivitas ekonomi di Serbalawan. Kondisi jalan yang rusak dinilai tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Sebelumnya, persoalan ini turut disuarakan Anggota DPRD Simalungun, Karnali Saragih, dalam rapat Pansus LKPJ Anggaran Tahun 2025. Ia menegaskan jalan sepanjang sekitar 700 hingga 800 meter itu sudah lebih dari dua dekade tidak diperbaiki, padahal menjadi jalur vital bagi warga.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Simalungun, Hotbinson Damanik, menyatakan Jalan Sangnawaluh akan menjadi perhatian pihaknya dan berpeluang diusulkan masuk dalam skema pembiayaan Perubahan APBD 2026.
Bagi warga, pernyataan itu menjadi secercah harapan di tengah kejenuhan menanti perbaikan. Namun, mereka menegaskan yang dibutuhkan saat ini bukan lagi janji, melainkan alat berat, material, dan pekerjaan nyata di lapangan.
“Kalau memang mau diperbaiki, kami sangat bersyukur. Semoga jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak,” ujar seorang warga lainnya sambil menunjuk genangan yang menutup hampir separuh badan jalan. (hm27)






















