Friday, July 3, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Polres Simalungun Resmikan Jembatan Bah Bolum, Warga Kini Melintas Lebih Aman

Mistar.idRabu, 13 Mei 2026 pukul 16.10 WIB
polres_simalungun_resmikan_jembatan_bah_bolum_warga_kini_melintas_lebih_aman

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, didampingi Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manusung resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan. (Foto: Humas Polres/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Kali ini, melalui Program Jembatan Merah Putih Presisi, Polres Simalungun meresmikan perbaikan Jembatan Bah Bolum di Huta VIII Kampung Gereja dan Huta IX Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Rabu (13/5/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, didampingi Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, disaksikan jajaran pemerintah kecamatan, perangkat nagori, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini menggantungkan akses harian mereka pada jembatan tersebut.

Bukan sekadar pembangunan fisik, kehadiran pembatas pengaman di Jembatan Bah Bolum menjadi jawaban atas keresahan warga yang selama bertahun-tahun harus melintasi jalur rawan tanpa perlindungan memadai. Di bawah jembatan tersebut, Sungai Bah Bolum memiliki kedalaman mencapai 20 hingga 25 meter.

“Jembatan ini sebelumnya tidak memiliki pengaman di sisi kiri maupun kanan. Kondisi itu tentu sangat membahayakan masyarakat yang melintas. Karena itu, kami hadir memberikan solusi melalui pembangunan pembatas agar masyarakat lebih aman,” ujar Marganda dalam sambutannya.

Menurutnya, pemasangan pembatas berbahan besi tersebut merupakan langkah preemtif untuk mencegah kecelakaan, terutama pada malam hari ketika kondisi penerangan di sekitar jembatan masih terbatas.

Ia mengungkapkan, hingga kini belum ada laporan kecelakaan di lokasi tersebut. Namun, langkah antisipatif tetap perlu dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga.

“Syukur Alhamdulillah belum ada kejadian yang tidak diinginkan. Namun, pengamanan ini penting agar masyarakat merasa lebih tenang, terutama saat melintas pada malam hari,” katanya.

Jembatan Bah Bolum merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah permukiman warga di Nagori Tangga Batu. Selama kurang lebih satu bulan, proses perbaikan dilakukan secara gotong royong antara personel Polri dan masyarakat setempat.

Hasilnya, jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3,5 meter kini berdiri lebih kokoh dan aman, siap menopang aktivitas warga, mulai dari mobilitas anak sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga kebutuhan sosial lainnya.

Peresmian turut dihadiri Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, Camat Hatonduhan Bil Morgan Girsang, Pangulu Nagori Tangga Batu Hendro Putra Silalahi, para perangkat nagori, serta seluruh gamot dari Huta I hingga Huta X.

Raut lega dan bahagia tampak dari wajah warga yang hadir. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Simalungun terhadap kebutuhan infrastruktur desa yang selama ini sangat mereka dambakan.

Menutup kegiatan, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama, sembari menegaskan bahwa Polri akan terus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN