Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Cukup Pakai Prompt, Kini Konten Visual Bisa Diedit Lewat Google Pics

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 10.21 WIB
cukup_pakai_prompt_kini_konten_visual_bisa_diedit_lewat_google_pics

Google Pics. (Foto: Android Police)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Google resmi meluncurkan Google Pics pada Selasa (1/9/2026). Layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan pengguna membuat dan mengedit konten visual hanya melalui perintah teks atau prompt.

Secara sederhana, Google Pics dapat dianalogikan sebagai kemampuan pembuatan gambar AI Nano Banana di chatbot Gemini yang kini terintegrasi langsung dengan ekosistem Google Workspace.

Saat mengerjakan dokumen atau presentasi melalui Google Docs dan Slides, pengguna dapat memilih gambar yang tersedia, kemudian mengeditnya menggunakan fitur AI tersebut.

Dengan demikian, pengguna tidak lagi perlu membuka Gemini di tab terpisah hanya untuk membuat atau mengubah gambar.

Kemampuan yang tersedia mencakup pembuatan gambar berdasarkan perintah, penggantian objek tertentu, hingga mengubah atau menerjemahkan teks.

Kehadiran Google Pics dapat disebut sebagai jawaban Google terhadap Canva yang telah lebih dulu menawarkan kemampuan serupa di platformnya.

Layanan ini ditenagai model pembuatan dan pengeditan gambar Nano Banana. Namun, Google belum mengungkap versi model yang digunakan.

engguna cukup memasukkan prompt untuk menghasilkan visual sesuai kebutuhan. Dari satu perintah, Pics dapat memberikan beberapa alternatif gambar sehingga pengguna bisa memilih hasil yang dianggap paling sesuai.

Selain membuat gambar baru, pengguna dapat mengedit foto atau gambar yang telah dimiliki dengan memberikan instruksi pada bagian tertentu. Salah satu fitur yang tersedia adalah Object Segmentation, yang memungkinkan sistem mengenali sekaligus memisahkan objek dalam sebuah gambar.

Sebagai contoh, sebuah kursi dalam gambar ruangan dapat dipilih untuk dipindahkan, diperbesar, dihapus, atau diubah tanpa memengaruhi elemen lain.

Dilansir dari Techcrunch, pengguna juga dapat menambahkan komentar berbentuk teks pada area tertentu untuk menjelaskan perubahan yang diinginkan, termasuk meminta beberapa perubahan sekaligus.

Pics turut menyediakan fitur crop untuk menyesuaikan gambar dengan kebutuhan web, media sosial, cetak, maupun konten digital. Resolusi gambar juga dapat ditingkatkan atau di-upscale hingga 2K dan 4K. Jika hasil pengeditan tidak sesuai, perubahan tersebut dapat dikembalikan.

Kemampuan lainnya adalah mengedit tulisan yang telah menjadi bagian dari sebuah gambar. Melalui fitur In-image Text Editing and Translation, pengguna dapat mengganti, memformat ulang, atau menerjemahkan teks tanpa perlu membuat ulang seluruh desain.

Google menyebut sistem tersebut mampu mempertahankan tampilan desain dan gaya font asli. Misalnya, poster berbahasa Inggris dapat dibuat menjadi versi bahasa Indonesia maupun bahasa yang menggunakan huruf non-Latin, seperti Korea, Jepang, atau Arab.

Teks dalam poster dapat diterjemahkan secara langsung melalui Pics tanpa harus menghapus tulisan lama dan membuat kembali desain dari awal.

Seluruh kemampuan tersebut dapat digunakan langsung melalui lembar kerja Google Docs dan Google Slides. Sementara integrasi dengan Google Drive akan tersedia dalam beberapa waktu mendatang.

Selain hadir di Google Workspace, Pics juga tersedia sebagai aplikasi mandiri. Pengguna dapat membuat gambar dari prompt atau mengimpor gambar dari komputer, Google Drive, maupun Google Photos untuk kemudian diedit menggunakan AI.

Namun, layanan Google Pics hanya dapat dijajal oleh pengguna yang berlangganan Google AI Pro dan Ultra atau Google Workspace Business. (Tech Crunch)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN