Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
SUMUT

Trauma Healing dengan Canda: Wajah Ceria Anak Pengungsi Sinabung dengan Hadirnya Polwan

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 10.58 WIB
trauma_healing_dengan_canda_wajah_ceria_anak_pengungsi_sinabung_dengan_hadirnya_polwan_

Trauma Healing dengan Canda: Wajah Ceria Anak Pengungsi Sinabung dengan Hadirnya Polwan

news_banner

Karo, MISTAR.ID (3/9/2026) – Tenda pengungsian di Jambur Baru, Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, biasanya dipenuhi wajah-wajah cemas orang dewasa. Namun Rabu malam (2/9/2026) suasananya berbeda.

Tawa anak-anak pecah. Mereka berlari, bercanda, dan berebut perhatian para tamu istimewa. Tamu itu adalah personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Karo dan Ibu-ibu Bhayangkari.

Kedatangan mereka bukan untuk pemeriksaan atau patroli. Mereka datang membawa permainan, senyum, dan pelukan untuk anak-anak korban erupsi Gunung Sinabung.

Mengusir Trauma dengan KeakrabanKegiatan trauma healing ini digagas Satuan Binmas Polres Karo.

Tujuannya sederhana, mengembalikan rasa aman dan ceria anak-anak di tengah keterbatasan pengungsian.

"Anak-anak harus tetap merasa aman dan ceria, meskipun saat ini tinggal di pengungsian. Kehadiran Polwan dan Bhayangkari diharapkan bisa mengurangi rasa takut akibat erupsi," ujar Kasat Binmas Polres Karo, AKP Taruli Silalahi.

Suasana pun berubah. Jambur yang semula hening kini ramai oleh canda. Anak-anak antusias mengikuti setiap kegiatan, dari bernyanyi hingga bercerita bersama para Polwan.

Bagi para Polwan dan Bhayangkari, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada kelompok paling rentan terdampak bencana.

"Semoga anak-anak tetap sehat dan tidak kehilangan semangat. Kami berharap Gunung Sinabung segera normal, agar masyarakat bisa kembali ke rumah," pungkas AKP Taruli.

Di tengah debu vulkanik dan ketidakpastian, sejenak anak-anak Sinabung bisa melupakan letusan. Mereka hanya perlu bermain, tertawa, dan merasa dicintai.(Abay Hasibuan/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN