Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG: Debu Erupsi Gunung Sinabung Belum Pengaruhi Cuaca di Kota Medan

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 18.15 WIB
bmkg_debu_erupsi_gunung_sinabung_belum_pengaruhi_cuaca_di_kota_medan_

Aktivitas erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. (foto: Tangkapan layar TikTok Eny Ginting/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan aktivitas erupsi Gunung Sinabung beberapa hari terakhir belum memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

"Debu dari aktivitas erupsi Gunung Sinabung belum memengaruhi cuaca di Kota Medan," kata prakirawan Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Budi Hutasoit, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (2/9/2026).

Budi menyampaikan, sebaran debu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Sinabung tidak mengarah ke arah Medan dan sekitarnya.

"Berdasarkan perkembangan informasi aktivitas erupsi Gunung Sinabung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Volcanic Ash Advisory Centre Darwin (VAAC Darwin) serta hasil analisis RGB Citra Himawari-9 tanggal 2/9/2026 pukul 10.00 WIB, terdapat sebaran debu vulkanik hingga ketinggian 14.000 ft mengarah ke arah selatan–barat daya. Wilayah sebaran meliputi sebagian Kabupaten Karo," ujarnya.

Budi menegaskan, cuaca hujan yang terjadi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya pada siang–sore hari ini bukan dipengaruhi oleh aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Menurut BMKG, cuaca berawan dan hujan tersebut dipicu faktor dinamika atmosfer.

"Cuaca hujan di Medan dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer, seperti adanya gelombang atmosfer aktif serta adanya belokan angin yang terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut)," ucap Budi.

Selain itu, lanjut dia, masih hangatnya suhu permukaan laut di perairan Selat Malaka turut meningkatkan suplai uap air di Sumut khususnya Kota Medan dan sekitarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN