Alumni MAS Tahfizul Qur'an Sumut Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk S2 di UPI Bandung

Aisyah Husna Az-Zahra Hulu berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk melanjutkan studi S2 Program Studi Psikologi Pendidikan di UPI Bandung. (Foto: Dok. Pribadi/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Alumni Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tahfizul Qur'an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, Aisyah Husna Az-Zahra Hulu, berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama RI 2026. Beasiswa tersebut mengantarkannya melanjutkan studi Magister (S2) Program Studi Psikologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Keberhasilan santriwati yang juga hafal 20 juz Al-Qur'an itu merupakan buah dari perjuangan panjang sejak usia dini. Selama menempuh pendidikan di madrasah, Aisyah juga konsisten meraih peringkat pertama sejak kelas X hingga XII.
"Saya tidak menyangka bisa sampai pada titik ini. Beasiswa yang saya peroleh menjadi pengingat bahwa doa, ikhtiar, dan perjuangan yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil terbaik sesuai ketetapan Allah," tuturnya, Kamis (6/8/2026).
Menurut Aisyah, lingkungan pesantren menjadi salah satu faktor penting yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat belajarnya. Ia juga mengaku bersyukur atas dukungan orang tua, keluarga, serta para guru di madrasah.
"Keberhasilan ini mengajarkan saya bahwa tidak ada hasil yang instan dalam meraih kesuksesan. Kita harus benar-benar siap, berani, dan sabar menjalani setiap tahapannya," ujarnya.
Putri Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sumatera Utara, Yakhman Hulu, itu juga berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu memulai langkah untuk meraih cita-cita.
"Terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri menjadi salah satu kunci dalam meraih prestasi," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Dahyar Husein, mengatakan Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan instrumen strategis Kementerian Agama dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
"Beasiswa ini juga menjadi komitmen Kemenag dalam melahirkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas tinggi, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan," ujarnya.
Dahyar berharap capaian Aisyah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Islam di Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memanfaatkan berbagai program beasiswa yang tersedia.
"Pendidikan merupakan investasi terbaik dalam membangun masa depan bangsa. Kemenag berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan," tuturnya.
Ketua APRI Sumut, Yakhman Hulu, turut mengapresiasi keberhasilan putrinya. Menurutnya, program BIB membuktikan komitmen pemerintah dalam membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.
"Program BIB memberi kesempatan sebanyak-banyaknya bagi anak-anak muda Indonesia untuk terus mengembangkan potensinya di dunia pendidikan tanpa harus memikirkan keterbatasan ekonomi," ucapnya.
Ia juga mengajak para orang tua agar aktif mencari informasi mengenai berbagai peluang beasiswa yang disediakan pemerintah maupun lembaga lainnya.
"Jangan ragu mendorong anak untuk melanjutkan pendidikan, karena pendidikan adalah bekal terbaik yang bisa kita wariskan kepada mereka," tuturnya.
PREVIOUS ARTICLE
Muncul Kerusakan, Gerindra DPRD Medan Minta Pembenahan Sarana SMPN 39 Diprioritaskan






















