Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Labura Tidak Lanjutkan Beasiswa MoU dengan Perguruan Tinggi, Ini Alasannya

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 15.23 WIB
pemkab_labura_tidak_lanjutkan_beasiswa_mou_dengan_perguruan_tinggi_ini_alasannya

Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus didampingi wakilnya, Samsul Tanjung, saat memberi sambutan sebelum resepsi HUT ke-18 Pemkab Labura di Aula Ahmad Dewi Syukur, Aek Kanopan, Selasa (21/7/2026). (Foto: Sukardi/Mistar)

news_banner

Labura, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Utara (Labura) memastikan tidak melanjutkan program beasiswa melalui nota kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi pada 2026.

Hal itu disampaikan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus dalam pidatonya sebelum resepsi peringatan Hari Jadi ke-18 kabupaten tersebut yang dilaksanakan di Aula Ahmad Dewi Syukur, Aek Kanopan, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan pemerintah terpaksa menghentikan program beasiswa MoU pada tahun ini karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Dampak dari efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah daerah.

"Tahun 2026 tidak ada lagi pelaksanaan beasiswa melalui MoU. Karena efisiensi anggaran, tahun ini kami menyerah," katanya.

Selain penghentian program beasiswa, Bupati juga mengungkapkan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Labura mengalami pemotongan hingga 50 persen.

Menurutnya, pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya mempertahankan besaran TPP ASN. Namun, kondisi anggaran membuat kebijakan tersebut tidak dapat dihindari.

"Saya yang menentang agar TPP tidak dipotong, tetapi karena kondisi anggaran akhirnya harus dilakukan," ujarnya.

Diakuinya, pemerintah memang mengembalikan Transfer Keuangan Daerah (TKD). Namun, dana itu hanya dapat digunakan untuk penanganan keadaan darurat atau bencana, baik sebelum maupun sesudah kejadian.

"Karena itu, anggaran tersebut tidak bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan hak TPP ASN yang dipotong," jelasnya di hadapan pimpinan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan membangun Labura. Menurutnya, selama 18 tahun perjalanan daerah tersebut telah melalui berbagai dinamika pembangunan, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Ia berharap semangat kebersamaan tetap terjaga agar pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat terus diwujudkan, seraya memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program pembangunan di Labura dapat diselesaikan dengan baik. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN