Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
OPINI

Jangan Remehkan Belanda di Piala Dunia 2026

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 16.57
EH
jangan_remehkan_belanda_di_piala_dunia_2026

Suporter wanita Timnas Belanda. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Oleh: Syahrial Siregar

Even akbar sepakbola tertinggi di dunia tinggal beberapa jam digelar. Pertandingan pertama mempertemukan tuan rumah Meksiko vs Afrika Selatan bakal tersaji, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB.

Untuk pertama kalinya, turnamen ini diikuti 48 negara, dimainkan dalam 104 pertandingan, dan digelar di tiga negara sekaligus.

FIFA menunjuk Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi penyelenggara dalam edisi kali ini. Format baru dengan 12 grup dan babak 32 besar bakal tersaji, dipastikan membuat persaingan semakin panjang, ketat, dan sulit diprediksi.

Perhatian publik banyak tertuju kepada Timnas Spanyol, Prancis, Inggris, hingga Argentina sebagai kandidat kuat peraih trofi. Berbagai simulasi superkomputer dan prediksi lembaga statistik menempatkan negara-negara tersebut di jajaran teratas favorit juara. Mari kita kupas satu-satu.

Spanyol menjadi favorit utama menurut simulasi superkomputer Opta. Status juara Eropa, permainan kolektif yang matang, serta kedalaman skuad yang dimiliki membuat La Roja dinilai sebagai tim paling siap menghadapi tekanan turnamen panjang.

Di bawah arahan Luis de la Fuente, Spanyol tampil sebagai tim yang memiliki keseimbangan antara kreativitas, penguasaan bola, dan efektivitas serangan.

Prancis juga sulit dikesampingkan. Finalis Piala Dunia 2022 sekaligus juara edisi 2018 tersebut masih memiliki salah satu skuad terbaik di dunia.

Kedalaman pemain di setiap lini membuat mereka mampu menjaga kualitas permainan meski melakukan rotasi. Pengalaman tampil di laga-laga besar menjadi modal penting yang membuat Les Bleus selalu masuk dalam kategori favorit.

Bergeser ke Britania Raya. Inggris berada dalam posisi yang tidak jauh berbeda. Generasi emas yang dimiliki The Three Lions dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa dekade terakhir.

Dengan pemain-pemain yang rutin tampil di kompetisi elite Eropa, Inggris memiliki kekuatan menyerang yang sangat berbahaya serta kemampuan memanfaatkan situasi bola mati yang kerap menjadi penentu pertandingan penting.

Tim Tango Argentina tetap layak diperhitungkan meski tidak lagi berada di puncak prediksi statistik. Sebagai juara bertahan, mereka memiliki mental juara yang tidak bisa diukur hanya dengan angka. Pengalaman pemain senior dan semangat generasi muda membuat Albiceleste tetap menjadi ancaman bagi siapa pun yang berhadapan dengan mereka.

Portugal juga masuk dalam kelompok kandidat kuat. Kombinasi kreativitas lini tengah, pertahanan yang solid, dan kualitas individu para pemainnya membuat Portugal berpotensi melangkah jauh. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman yang terbiasa tampil di panggung besar menjadi nilai tambah tersendiri.

Kuda Hitam Belanda

Di tengah sorotan terhadap para unggulan utama, ada satu tim yang justru berpotensi menjadi ancaman serius bagi siapa pun: Belanda. De Oranje memang tidak selalu masuk tiga besar favorit dalam berbagai prediksi statistik.

Mengabaikan kekuatan Belanda bisa menjadi kesalahan besar. Tim asuhan Ronald Koeman datang dengan fondasi yang matang, komposisi skuad yang seimbang, serta pengalaman bertanding di level tertinggi.

Belanda memiliki kombinasi ideal antara pemain senior dan generasi muda yang sedang berada dalam masa terbaik kariernya. Sosok-sosok berpengalaman di lini belakang memberikan stabilitas, sementara sektor tengah dan depan dipenuhi pemain yang tampil reguler di kompetisi elite Eropa.

Kekuatan lain yang membuat Belanda patut diperhitungkan adalah fleksibilitas taktik. Ronald Koeman dikenal mampu menyesuaikan strategi sesuai karakter lawan.

Dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia, kemampuan beradaptasi sering kali menjadi faktor pembeda antara tim yang sekadar tampil baik dan tim yang mampu melangkah hingga partai puncak.

Menariknya, sejumlah analisis berbasis faktor ekonomi dan sosial bahkan menempatkan Belanda sebagai kandidat juara yang sangat potensial.

Squad Timnas Belanda. (foto: AFP/Mistar)

Pendekatan tersebut menilai negara dengan sistem pembinaan sepak bola yang kuat, dukungan ekonomi yang stabil, dan tradisi panjang dalam pengembangan pemain memiliki peluang besar untuk sukses di turnamen besar.

Meski prediksi berbasis data modern lebih banyak mengunggulkan Spanyol, Prancis, atau Inggris, sejarah Piala Dunia telah berkali-kali membuktikan bahwa turnamen ini tidak selalu dimenangkan oleh tim yang paling difavoritkan.

Faktor mental, momentum, kondisi pemain, hingga keberanian mengambil peluang sering kali menghasilkan kejutan.

Belanda memiliki motivasi besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia pertama mereka. Setelah beberapa kali gagal di partai final, generasi saat ini tentu ingin menghapus status "nyaris juara" yang selama puluhan tahun melekat pada De Oranje.

Karena itu, ketika publik sibuk membicarakan Spanyol, Prancis, Argentina, atau Inggris, jangan lupa memasukkan Belanda ke dalam daftar kandidat serius peraih trofi Piala Dunia 2026.

Mereka mungkin bukan favorit utama, tetapi memiliki semua modal untuk membuat kejutan besar dan melangkah hingga pertandingan terakhir di Amerika Utara.

Siapa yang akan mengangkat trofi pada 19 Juli 2026 memang masih menjadi tanda tanya besar. Tapi jika ada tim yang berpotensi membungkam prediksi dan menciptakan kejutan besar, Belanda adalah salah satu kandidat terdepan.***(Penulis adalah redaktur di Mistar.id)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN