Monday, November 2, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Prediksi Juara dan Urutan Lima Besar Ballon d’Or Tepat, Dugaan Kebocoran Dilapor ke Polisi

Mistar.idSenin, 2 November 2026 pukul 15.11 WIB
prediksi_juara_dan_urutan_lima_besar_ballon_dor_tepat_dugaan_kebocoran_dilapor_ke_polisi

Harry Kane saat menerima penghargaan Ballon D'or. (foto: Facebook)

Paris, MISTAR.ID - Kontroversi kembali menyelimuti penghargaan Ballon d’Or. Kali ini, sorotan tertuju pada aktivitas taruhan mencurigakan di platform Polymarket yang diduga telah memprediksi secara tepat pemenang sekaligus urutan lima besar penghargaan tersebut sebelum malam penganugerahan.

France Football, selaku penyelenggara utama ajang tahunan tersebut, dikabarkan telah menyerahkan informasi mengenai sejumlah aktivitas taruhan mencurigakan kepada kepolisian Prancis untuk diselidiki lebih lanjut.

Kecurigaan muncul setelah sejumlah akun di Polymarket berhasil menebak hasil akhir Ballon d’Or dengan akurasi sempurna. Bukan hanya Harry Kane sebagai pemenang, tetapi juga urutan empat pemain berikutnya.

Berdasarkan investigasi media Upside yang dikutip Marca, terdapat 12 akun Polymarket yang melakukan taruhan dengan total nilai sekitar 264.000 dolar AS. Menariknya, tujuh akun tersebut tidak memiliki riwayat taruhan pada pasar lainnya, sementara enam akun baru dibuat beberapa menit sebelum mulai memasang taruhan.

Seluruh prediksi tersebut ternyata sesuai dengan hasil resmi Ballon d’Or. Harry Kane menempati posisi pertama, disusul Kylian Mbappe, Lamine Yamal, Rodri, dan Lionel Messi.

Ketepatan prediksi itu diperkirakan menghasilkan keuntungan sekitar 200.000 dolar AS atau setara kurang lebih Rp3,64 miliar.

Salah satu aktivitas taruhan yang paling mencurigakan berasal dari sebuah akun yang awalnya memasang taruhan pada Kane sebagai pemenang. Setelah nilai kontraknya meningkat, pemilik akun tersebut menjual sebagian kontraknya dan mengalihkan uang ke pasar taruhan yang lebih spesifik, yakni memprediksi urutan akhir para kandidat.

Pola transaksi tersebut semakin memperkuat kecurigaan adanya informasi yang diperoleh sebelum hasil penghargaan diumumkan secara resmi.

Pertanyaan besar kemudian mencuat, dari mana para pemilik akun mendapatkan informasi tersebut.

France Football selama ini menerapkan kerahasiaan ketat terhadap hasil pemungutan suara sebelum malam penganugerahan. Karena itu, ketepatan prediksi sejumlah akun tersebut memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi dari pihak yang mengetahui hasil pemungutan suara lebih awal.

Meski demikian, hingga kini belum ada bukti yang memastikan keterlibatan orang dalam France Football maupun hubungan langsung antara pemilik akun taruhan dengan penyelenggara Ballon d’Or.

Penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap apakah aktivitas tersebut merupakan hasil kebocoran informasi rahasia, strategi berdasarkan sumber informasi tertentu, atau sekadar kebetulan dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN