Monday, July 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Nova Arianto Buka Peluang Tambah Pemain Diaspora di Timnas U-17 Lawan China

Mistar.idSenin, 9 Februari 2026 pukul 09.45 WIB
nova_arianto_buka_peluang_tambah_pemain_diaspora_di_timnas_u17_lawan_china

Nova Arianto, Pelatih Pertama yang Meloloskan Timnas U-17 ke Piala Dunia. (Foto: Dokumentasi PSSI)

news_banner

Tangerang, MISTAR.ID

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan pihaknya masih membuka peluang menambah pemain diaspora baru setelah menjalani dua laga uji coba melawan China U-17 sebagai bagian dari evaluasi tim.

Hal tersebut disampaikan Nova usai pertandingan uji coba pertama yang berakhir dengan kekalahan 0-7 bagi Indonesia di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (8/2).

“Kita observasi dengan dua pertandingan ini, dan kita lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi atau perlu mencari pemain diaspora lagi atau perlu uji coba internasional,” ujar Nova dalam konferensi pers pascapertandingan.

Saat ini, Timnas Indonesia U-17 hanya memiliki satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra Mjoesund yang bermain untuk klub Norwegia, Rosenborg BK.

Nova menambahkan, keputusan terkait pemain diaspora selanjutnya akan diserahkan kepada pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto. Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Asia U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April.

Pada turnamen tersebut, Indonesia ditargetkan mampu lolos dari fase grup atau mencapai perempat final guna mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.

Sebelum tampil di Piala Asia, Timnas U-17 juga dijadwalkan mengikuti Kejuaraan ASEAN U-17 yang akan digelar di Indonesia.

Menanggapi kekalahan telak dari China, Nova menilai hasil tersebut bukan disebabkan kurangnya chemistry antarpemain. Ia menjelaskan para pemain sudah bermain bersama selama lima bulan, termasuk dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 dengan nama Garuda United U-18.

Menurutnya, perbedaan intensitas pertandingan dan tekanan dari lawan menjadi faktor utama yang perlu dievaluasi.

“Pemain harus belajar bagaimana keluar dari pressing lawan. Itu yang menjadi evaluasi kami, dan harapannya pemain bisa banyak belajar dari pertandingan ini,” kata Nova. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN