Maguire Kartu Merah, Dua Penalti Warnai Imbang 2-2 Bournemouth vs Manchester United

Salah satu aksi dalam pertandingan Bournemouth vs Manchester United yang berakhir imbang 2-2. (foto:actionimage/reuters/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pertandingan penuh drama tersaji di Vitality Stadium, Sabtu (21/3/2026) pagi WIB. AFC Bournemouth dan Manchester United FC harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 pada pekan ke-31 Premier League.
Laga yang sempat berjalan datar di babak pertama berubah menjadi tontonan penuh tensi di paruh kedua. Dua penalti, satu gol bunuh diri, hingga kartu merah mewarnai duel sengit tersebut.
Hasil ini membuat Bournemouth tetap di posisi ke-10 dengan 15 hasil imbang dari 31 pertandingan. Sementara itu, Manchester United bertahan di peringkat ketiga dengan 55 poin, unggul tujuh angka dari Chelsea di posisi keenam.
Babak Pertama: Petrovic Jadi Penyelamat
Paruh pertama minim peluang bersih. Namun kiper Bournemouth, Djordje Petrovic, tampil gemilang menjaga gawangnya tetap perawan.
Momen krusial terjadi saat Bruno Fernandes menyambar umpan silang Diogo Dalot di dalam kotak penalti. Sepakan voli jarak dekat kapten United itu ditepis Petrovic dengan refleks kaki tepat di garis gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Secara statistik, United unggul dalam expected goals (xG) 0,72 berbanding 0,45 milik tuan rumah.
Penalti Fernandes Pecah Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61. Matheus Cunha dijatuhkan Alex Jimenez di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih tanpa ragu.
Bruno Fernandes yang maju sebagai algojo mengeksekusi dengan tenang ke sudut kiri bawah, mengecoh Petrovic. United memimpin 1-0.
Gol tersebut menambah koleksi kontribusi gol Fernandes menjadi 24 musim ini. Ia juga menjadi pemain pertama yang menciptakan lebih dari 100 peluang di Premier League musim 2025/2026.
Kontroversi dan Balasan Cepat Bournemouth
Keunggulan United tak bertahan lama. Hanya beberapa menit berselang, kubu tamu sempat menuntut penalti setelah Amad Diallo terjatuh akibat kontak dengan Adrien Truffert. Namun wasit dan VAR tidak menganggapnya pelanggaran.
Dalam fase serangan yang sama, Bournemouth justru menyamakan kedudukan. Serangan balik cepat diakhiri Ryan Christie dengan sepakan mendatar ke sudut kanan gawang. Skor berubah 1-1 pada menit ke-67.
Gol Bunuh Diri dan Drama Kartu Merah
United kembali unggul pada menit ke-71. Sepak pojok Fernandes gagal dibersihkan sempurna oleh Marcos Senesi, dan James Hill tanpa sengaja membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Skor 2-1 untuk tim tamu.
Namun petaka datang pada menit ke-78. Evanilson berhasil melewati Harry Maguire di kotak penalti. Bek asal Inggris itu menarik sang striker dan dinilai sebagai pelanggaran terakhir (last man). Wasit langsung mengeluarkan kartu merah dan memberi penalti untuk Bournemouth.
Junior Kroupi yang baru masuk sebagai pemain pengganti tampil tenang. Ia mengeksekusi penalti ke pojok kiri bawah dan menaklukkan Senne Lammens pada menit ke-81. Skor kembali imbang 2-2.
Tambahan waktu sembilan menit tak mampu dimanfaatkan kedua tim untuk mencetak gol kemenangan.
Statistik dan Dampak Klasemen
Manchester United mencatatkan xG lebih tinggi, yakni 1,77 dibandingkan 1,57 milik Bournemouth. Namun keunggulan statistik itu tak cukup untuk membawa pulang tiga poin.
Bournemouth memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 laga di Premier League dan tetap menunjukkan karakter kuat saat menghadapi tim besar.
Sementara itu, hasil ini bisa terasa seperti dua poin hilang bagi United dalam perburuan zona Liga Champions, apalagi mereka sempat dua kali unggul.
Jadwal Berikutnya
Bournemouth akan bertandang ke markas Arsenal pada laga selanjutnya. Di sisi lain, Manchester United menjamu Leeds United usai jeda internasional.
Laga di Vitality Stadium ini menjadi bukti bahwa Premier League selalu menyajikan drama hingga peluit akhir. Ketika momentum dan mentalitas diuji, satu kesalahan kecil bisa mengubah segalanya.
(fotmob/ai/hm27)






















