Liga Sepak Bola Usia Dini Diikuti 21 SD di Kota Pematangsiantar

Para peserta Liga Sepak Bola Dini di Pematangsiantar tengah bertanding. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar resmi membuka Liga Sepak Bola Usia Dini Tahun 2026 sebagai langkah membangun ekosistem pembinaan atlet sejak dini dan pembentukan karakter generasi muda.
Kompetisi yang berlangsung selama 15 pekan setiap hari Kamis ini diikuti 21 sekolah dasar sederajat se -Kota Pematangsiantar. Para peserta bertanding dalam tiga kelompok usia, yakni U-8, U-10, dan U-12.
Berbeda dari turnamen biasa, liga ini dirancang sebagai ruang pembinaan terpadu bagi anak-anak. Selain mengasah teknik bermain sepak bola, peserta juga didorong membangun nilai disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas sejak usia dini.
“Liga ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Ini adalah ruang pembentukan karakter dan mental generasi muda,” ujar Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen memperkuat pengembangan olahraga pelajar melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang sehat. Menurutnya, sepak bola usia dini dapat menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet masa depan yang mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.
Atmosfer kompetisi juga diharapkan menjadi sarana mempererat persahabatan antarpelajar sekaligus membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Wesly turut memberi pesan khusus kepada seluruh peserta agar menikmati setiap pertandingan dengan penuh semangat dan kegembiraan.
“Kejujuran, kerja keras, dan sikap yang baik adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya kepada para pemain muda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, menjelaskan liga ini menjadi bagian dari strategi pembinaan olahraga pelajar berbasis karakter.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan minat dan bakat olahraga sejak dini, meningkatkan kebugaran anak-anak, memperkuat persaudaraan antarpelajar, hingga membuka peluang lahirnya bibit atlet potensial dari Kota Pematangsiantar.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Askot PSSI, sekolah, pelatih, dan orang tua, Liga Sepak Bola Usia Dini 2026 diharapkan menjadi langkah awal menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan kompetitif. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Prediksi Serie A: Torino vs Sassuolo, Berpeluang Banjir Gol





















