Thursday, June 25, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Levante vs Osasuna: Duel Hidup-Mati di Valencia, Los Granotas Dibayangi Kutukan Head to Head

Mistar.idJumat, 8 Mei 2026 pukul 07.00 WIB
levante_vs_osasuna_duel_hidupmati_di_valencia_los_granotas_dibayangi_kutukan_head_to_head

Ilustrasi, Levante vs Osasuna di Estadio Ciudad de Valencia, Sabtu (9/5/2026) pukul 02.00 WIB. (foto:ferry/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Atmosfer panas dipastikan menyelimuti Estadio Ciudad de Valencia saat Levante UD menjamu CA Osasuna pada pekan ke-35 LaLiga, Sabtu (9/5/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi pertarungan dua tim dengan misi berbeda di penghujung musim.

Levante datang membawa tekanan besar demi menyelamatkan diri dari degradasi. Sementara Osasuna masih menjaga asa menembus papan atas dan mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Dengan hanya empat pertandingan tersisa, duel ini diprediksi berlangsung keras, emosional, dan penuh tensi sejak menit pertama.

Levante saat ini masih terjebak di zona merah. Klub berjuluk Los Granotas itu berada di posisi ke-19 klasemen dengan koleksi 33 poin. Kekalahan telak 1-5 dari Villarreal pada laga sebelumnya semakin memperberat tekanan terhadap skuad asuhan Luis Castro.

Namun, bermain di kandang sendiri bisa menjadi modal penting bagi Levante. Dukungan suporter dipastikan membakar motivasi tim yang menganggap laga kontra Osasuna sebagai “final” penentuan nasib mereka musim ini.

Di sisi lain, Osasuna datang dengan kondisi lebih stabil. Los Rojillos menempati posisi ke-10 klasemen dengan 42 poin dan masih membuka peluang finis di zona Eropa. Meski baru kalah tipis dari Barcelona, performa organisasi permainan tim asal Pamplona itu tetap menunjukkan konsistensi.

Yang membuat laga ini semakin menarik adalah perbedaan pendekatan kedua tim. Levante diprediksi tampil agresif sejak awal demi memburu kemenangan, sedangkan Osasuna kemungkinan memilih bermain lebih pragmatis dan menunggu celah lewat serangan balik cepat.

Secara head to head, Osasuna juga lebih unggul. Dalam lima pertemuan terakhir, Osasuna mampu meraih tiga kemenangan, sementara Levante hanya sekali menang. Pada pertemuan pertama musim ini, Osasuna sukses menundukkan Levante dengan skor 2-0.

Dominasi tersebut menjadi sinyal bahaya bagi Levante, apalagi lini pertahanan mereka masih menjadi titik lemah utama musim ini. Levante termasuk salah satu tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di LaLiga musim 2025/2026.

Luis Castro kemungkinan tetap menggunakan skema 4-2-3-1 dengan mengandalkan permainan direct dan pressing tinggi. Carlos Alvarez diprediksi menjadi motor kreativitas di lini serang bersama Jorge de Frutos dan Alex Espi.

Carlos Alvarez menjadi sosok yang paling diharapkan mampu membuka ruang di pertahanan Osasuna. Mobilitasnya di area half-space kanan dapat menjadi senjata utama Levante untuk membongkar blok pertahanan lawan.

Sementara itu, Osasuna tetap mengandalkan struktur permainan disiplin khas Alessio Lisci. Duet Lucas Torro dan Jon Moncayola bakal menjadi kunci keseimbangan permainan di lini tengah.

Namun, ancaman terbesar tentu datang dari Ante Budimir. Penyerang asal Kroasia itu tampil tajam musim ini dengan torehan 16 gol di LaLiga. Keunggulan duel udara dan positioning Budimir berpotensi menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Levante yang kerap kehilangan fokus dalam mengawal bola mati.

Fakta menariknya, Osasuna justru tidak terlalu impresif saat bermain tandang musim ini. Mereka hanya meraih sedikit kemenangan away, sesuatu yang bisa memberi harapan bagi Levante untuk mencuri poin penting.

Laga ini kemungkinan akan ditentukan pada 20 menit pertama. Levante diprediksi langsung menekan demi mencetak gol cepat. Jika mampu unggul lebih dahulu, tekanan mental bisa berbalik menghantui Osasuna.

Namun sebaliknya, jika Osasuna mampu meredam agresivitas tuan rumah, mereka punya peluang besar mencuri kemenangan lewat efektivitas counter attack dan situasi set-piece.

Selain kualitas teknis, duel ini juga menjadi ujian mentalitas bagi kedua tim. Levante bermain dengan tekanan degradasi yang sangat besar, sedangkan Osasuna tampil lebih lepas karena tidak dibebani target bertahan hidup.

Situasi tersebut membuat Osasuna terlihat lebih matang dalam mengelola ritme pertandingan. Mereka tahu kapan harus menekan dan kapan memperlambat tempo untuk memancing frustrasi lawan.

Melihat performa kedua tim, Levante diprediksi tampil penuh determinasi di depan pendukung sendiri. Namun, Osasuna memiliki organisasi permainan yang lebih rapi dan efisien dalam memanfaatkan peluang.

Prediksi skor akhir: Levante 1-1 Osasuna.

(berbgaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN