Forki Toba Absen di Porkab, Warga Pertanyakan: “Prestasi Bisa Merosot!”

Lari marathon 5 km memulai pertandingan Porkab Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Saat dilaksanakannya pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten Toba (Porkab) Toba, masyarakat mempertanyakan tidak ikut sertanya Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Toba, padahal selama ini selalu mengharumkan nama kabupaten dengan raihan medali hingga tingkat nasional dan dunia.
Di sela-sela pembukaan dan pertandingan lari maraton 5 kilometer putra dan putri, terjadi bisik-bisik warga yang menyayangkan Forki tidak terlibat memeriahkan Porkab kali ini.
Seperti disampaikan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, sangat disayangkan Forki tidak ikut serta. Menurutnya, karate dari Kabupaten Toba selama ini sangat dapat diandalkan untuk meraih medali emas dalam setiap pertandingan, baik tingkat daerah hingga dunia.
“Saya yakin dengan absennya Forki maka prestasi Kabupaten Toba dalam olahraga akan menurun di tingkat provinsi dan nasional, apalagi tingkat dunia,” ujarnya.
Ketua Forki Kabupaten Toba, Tonny Simanjuntak, mengatakan mereka tidak ikut atau absen dalam Porkab Toba tahun ini karena kekurangan dana. Pendanaan untuk atlet dan wasit yang disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Toba tidak sesuai.
“Permohonan dana yang kita usulkan kepada KONI tidak diberikan. Meskipun usulan anggaran sudah kita pangkas, seperti jumlah wasit yang dikurangi dan lainnya, tetap saja tidak disetujui. Terpaksa kita mundur dari Porkab Toba,” ujar Tonny, Sabtu (22/11/2025).
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Toba, Maradona Siregar, saat dihubungi dan di-chatting melalui WhatsApp untuk memastikan penyebab absennya Forki di Porkab Toba oleh wartawan Mistar, hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, tidak memberikan respons. (hm27)




















