CAF Tolak Gugatan Maroko, Senegal Tetap Juara Piala Afrika 2026

Senegal menjadi juara Piala Afrika 2026. (foto: reuters/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Gelar juara Piala Afrika 2026 milik Senegal dipastikan tidak dicabut. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara resmi menolak gugatan yang diajukan Federasi Sepak Bola Maroko.
Maroko sebelumnya kalah 0-1 dari Senegal pada laga final Piala Afrika 2026. Usai pertandingan, federasi Maroko mengajukan protes kepada CAF dan meminta gelar juara Senegal dicopot.
Gugatan tersebut berkaitan dengan insiden walk out yang dilakukan para pemain Senegal di akhir pertandingan final. Aksi itu terjadi setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada Maroko, yang dinilai Senegal sebagai keputusan kontroversial.
Pertandingan sempat terhenti selama sekitar 15 menit. Situasi kembali kondusif setelah kapten Senegal, Sadio Mane, membujuk rekan setimnya untuk melanjutkan laga. Penalti Maroko yang dieksekusi Brahim Diaz gagal berbuah gol. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, hingga akhirnya Senegal memastikan kemenangan lewat gol Idrissa Gueye.
Mengutip laporan Tribuna, CAF menilai gugatan Maroko tidak memiliki dasar yang cukup kuat. Dengan demikian, Senegal tetap dinyatakan sebagai juara sah Piala Afrika 2026.
Meski begitu, CAF tetap menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Senegal. Mereka didenda sebesar 615 ribu dolar AS atau sekitar Rp10,3 miliar akibat aksi walk out tersebut.
Selain itu, pelatih Senegal Pape Thiaw dikenai denda 100 ribu dolar AS serta skorsing mendampingi tim selama lima pertandingan. Thiaw dianggap turut memprovokasi situasi dengan menginstruksikan pemainnya meninggalkan lapangan.
Sanksi juga diberikan kepada sejumlah pemain. Iliman Ndiaye dan Ismaila Sarr masing-masing diskors dua pertandingan karena perilaku tidak sportif terhadap wasit. Dari kubu Maroko, Achraf Hakimi juga mendapat larangan bermain dua laga resmi CAF atas pelanggaran serupa.
Sementara itu, Ismael Saibari dijatuhi hukuman larangan bermain selama tiga pertandingan setelah terlibat insiden mencoba merebut handuk kiper Senegal, Edouard Mendy.


















