Sunday, November 1, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Ayah Erling Haaland Buka Suara soal Ancaman Sanksi Manchester City

Mistar.idMinggu, 1 November 2026 pukul 16.16 WIB
ayah_erling_haaland_buka_suara_soal_ancaman_sanksi_manchester_city

Alfie Haaland. (foto: X/ViaplayFotball via The Sun)

Manchester, MISTAR.ID - Alfie Haaland angkat bicara mengenai kasus dugaan pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City. Ayah Erling Haaland itu meminta semua pihak menunggu hasil proses banding sebelum berspekulasi mengenai kemungkinan hukuman berat, termasuk degradasi ke Championship.

Dalam wawancara dengan Viaplay, Alfie mengakui tuduhan terhadap Manchester City merupakan persoalan serius. Namun, ia menilai klub masih memiliki kesempatan untuk membela diri melalui jalur banding.

"Ini sudah menjadi pembicaraan selama beberapa waktu. Akhirnya ada sesuatu yang konkret dan bisa diperjuangkan Manchester City. Kita harus tetap tenang dan menunggu hasilnya," ujar Alfie seperti dilansir The Sun, Minggu (1/11/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa Erling Haaland tidak terlalu memikirkan persoalan tersebut. Penyerang asal Norwegia itu memilih berkonsentrasi pada sepak bola dan menjalankan tugasnya di lapangan.

"Erling hanya memikirkan bagaimana bermain sepak bola sebanyak mungkin. Saya rasa justru orang-orang di luar lapangan yang lebih banyak memikirkan masalah ini," katanya.

Performa Haaland sejauh ini juga tetap terjaga dengan torehan sembilan gol dalam sembilan pertandingan Premier League.

Alfie mengaku tidak mengetahui perkembangan khusus mengenai proses banding selain informasi yang beredar di media. Ia bahkan menilai pemberitaan mengenai kasus tersebut cenderung berat sebelah karena Manchester City belum leluasa memberikan pembelaan selama proses hukum berlangsung.

Mantan pemain Manchester City yang mencatatkan 38 penampilan liga pada periode 2000-2003 itu juga membela para pemain klub saat ini. Menurutnya, mereka tidak seharusnya ikut menanggung hukuman atas dugaan pelanggaran yang terjadi bertahun-tahun sebelum mereka bergabung.

"Para pemain saat ini tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang diduga terjadi beberapa tahun lalu. Mereka sudah menangani situasi ini dengan sangat baik," ujarnya.

Alfie pun menganggap tidak adil jika para pemain sekarang harus menerima konsekuensi atas tindakan yang dilakukan pada masa lalu.

Terkait kemungkinan Manchester City terdegradasi, Alfie tidak yakin klub akan menerima hukuman seberat itu. Ia juga menolak menyamakan kasus City dengan Juventus yang diturunkan ke Serie B akibat skandal Calciopoli pada 2006.

"Juventus terlibat pengaturan pertandingan dan beberapa hal lainnya. Kita sebaiknya menunggu proses banding Manchester City," katanya.

Alfie berharap klub mendapatkan pemeriksaan yang adil dan mampu membuktikan ketidakbersalahannya. Ia menegaskan Manchester City meyakini memiliki bukti kuat untuk menghadapi seluruh tuduhan tersebut.

"City percaya memiliki bukti kuat untuk membela diri dan membuktikan bahwa mereka tidak bersalah. Jadi, kita tunggu sampai keputusan akhir keluar," tutupnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN