Monday, July 20, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Gara-gara MBG Susu UHT Kosong di Minimarket, BGN Bilang Begini

Mistar.idKamis, 8 Januari 2026 pukul 14.55 WIB
garagara_mbg_susu_uht_kosong_di_minimarket_bgn_bilang_begini

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang. (Foto: Dok. Pertamina)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Ketersediaan susu UHT di sejumlah minimarket belakangan ramai dikeluhkan masyarakat. Di beberapa gerai, rak susu tampak kosong, bahkan ada yang menerapkan pembatasan pembelian untuk jenis tertentu.

Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan kondisi ini dengan kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dimulainya aktivitas sekolah sejak 6 Januari lalu. Mereka menduga stok susu habis karena dibeli dalam jumlah besar untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Beberapa warganet mengaku melihat langsung susu UHT ukuran satu liter, khususnya varian plain atau full cream, diborong dari minimarket dan dibawa menggunakan kendaraan operasional SPPG. Hal tersebut memicu anggapan bahwa program MBG menjadi salah satu penyebab langkanya stok susu di pasaran.

Menanggapi hal ini, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, membenarkan bahwa kebutuhan susu untuk program MBG memang sangat besar.

"Kebutuhan untuk susu memang banyak. Tapi, ini lagi dibangun terus pabrik-pabrik baru," kata Nanik, saat ditemui di SMKN 1 Jakarta, Sawah Besar, Kamis (8/1/2025), dilansir dari detikhealth.

Namun, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi agar pasokan tidak terganggu. Menurut Nanik, saat ini pemerintah terus membangun pabrik-pabrik susu baru guna memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar tersebut.

Selain itu, penguatan sektor hulu juga dilakukan dengan pengembangan peternakan sapi perah. "Pemerintah kan sekarang lagi bangun 500 peternakan ya," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah tengah mengupayakan pembangunan ratusan peternakan untuk mendukung ketersediaan bahan baku susu ke depan. Meski demikian, belum dijelaskan lebih lanjut mengenai kemungkinan koordinasi tambahan dengan SPPG maupun produsen susu agar pasokan di tingkat ritel tetap terjaga. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN