Warga Jalan Pelajar Minta Dibuatkan Sumut Bor dan TPS Sampah

Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, saat menggelar Sosper tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Kota. (foto: rahmad/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Sulitnya mendapatkan air bersih serta tidak adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menjadi keluhan yang disampaikan warga kepada anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, dalam Sosialisasi Produk Pemerintah (Sosper) tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (27/6/2026).
Salah seorang warga, Ismawati, mengaku sangat kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat gangguan PDAM Tirtanadi beberapa waktu lalu.
“Mohon dibuatkan di tempat kami ini sumur bor pak, sehingga saat ada masalah PDAM Tirtanadi kami tidak kesulitan mencari air bersih. Seperti kemarin, kami hanya mengharapkan dari tangki air mobil damkar, sementara ada ratusan KK kami di sini,” ujarnya.
Menjawab itu, Fauzi mengaku akan segera berkoordinasi dengan Kelurahan Teladan Timur terkait aset Pemko Medan. “Nanti saya tanya sama lurah apakah di sekitar sini ada aset Pemko Medan. Jika memungkinkan, akan saya bantu dorong agar dibuat sumur bor,” katanya.
Keluhan juga disampaikan Hasyim Panjaitan, yang mengaku tidak ada TPS sampah di sekitar rumahnya. “Pemerintah mengimbau masyarakat jangan membuang sampah sembarangan, tapi fasilitas seperti tempat sampah maupun TPS tidak disediakan. Terus bagaimana kami bisa patuh? Tidak semua masyarakat punya pemikiran yang sama. Jadi mohon dibuatkan TPS pak,” katanya.
Mendengar itu, Fauzi berjanji menyampaikan aspirasi tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan. “Di sini juga ada perwakilan dari DLH, jadi keluhan Bapak Ibu didengar langsung. Tugas saya akan terus mendorong sampai semua keluhan terkait persampahan bisa diakomodir,” ucapnya.
Fauzi juga mengimbau agar masyarakat bisa tetap menjaga kebersihan dan memanfaatkan Bank Sampah untuk menambah penghasilan sehari-hari.
“Walau sedikit uang yang dihasilkan dari Bank Sampah, tapi lama-lama akan banyak juga. Kalau itu diterapkan, maka kita akan dapat untung uang dan sehat karena menjaga kebersihan,” tuturnya.




















