Target Emisi Gas Rumah Kaca Turun 51,51 Persen, DPRD Sumut Dukung Perda Ekonomi Hijau

Audiensi LCDI bersama DPRD Sumut. (Foto: Dok LCDI Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – DPRD Sumatera Utara (Sumut) mendukung upaya pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca nasional sebesar 51,51 persen pada 2045.
Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama tim Low Carbon Development Indonesia (LCDI) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Ruang Rapat Pimpinan Gedung DPRD Sumut.
Dalam pertemuan itu, DPRD Sumut mendukung pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Ekonomi Hijau serta pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 yang berbasis Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI).
Audiensi tersebut menjadi ruang dialog untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan target nasional, termasuk pencapaian Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.
Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, mengatakan legislatif siap menjadi mitra strategis melalui tiga fungsi utama yaitu, regulasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Kami juga akan melakukan pengawasan dengan transparan sehingga implementasinya benar-benar terukur dan tepat sasaran,” katanya, Jumat (11/9/2026).
DPRD Sumut juga mengapresiasi keberhasilan program Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kabupaten Samosir. Program ini dinilai berhasil menekan emisi karbon sekaligus mengatasi kebutuhan air bersih masyarakat.
Mewakili Komisi C, Anita Lubis juga mengatakan agar inovasi ini terus didorong untuk dapat diperluas dan dikembangkan ke daerah-daerah lainnya yang membutuhkan, seperti Kabupaten Serdang Bedagai dan Deli Serdang.
Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Dharma Putra Rangkuti, menyoroti pentingnya penanganan darurat terhadap persoalan sampah melalui kebijakan daerah serta pemanfaatan pendanaan alternatif seperti carbon trading.
Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Sumut, Dedi Iskandar. Ia menekankan perlunya penguatan kelembagaan Bank Sampah, penerapan PRKBI di sektor pertanian dan perkebunan hingga pencarian pendanaan alternatif dari pemerintah pusat maupun mitra donor internasional.
Audiensi ini turut dihadiri oleh sepuluh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sumut, perwakilan Bapperida Sumut Andriadi dan Roni Hasibuan. Hadir pula dari LCDI Sumut Agus Marwan, Prof. Ahmad Fauzi dan Prof. R. Hamdani Harahap.
Untuk diketahui, program LCDI merupakan inisiatif kerja sama antara Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Inggris melalui UK FCDO yang mencakup perencanaan PRKBI, penguatan kapasitas pemda, kajian dan pemantauan lewat platform AKSARA.[]
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




































