Monday, August 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Sinar Ultraviolet di Sumut Kategori Bahaya Sedang-Tinggi, Hindari Paparan Matahari Langsung

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 14.41 WIB
sinar_ultraviolet_di_sumut_kategori_bahaya_sedangtinggi_hindari_paparan_matahari_langsung

Ilustrasi sinar ultraviolet matahari. (Foto: Pixabay)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sinar ultraviolet (UV) matahari di wilayah Sumatera Utara (Sumut), termasuk Kota Medan, tergolong dalam kategori bahaya sedang hingga tinggi.

Kepala Stasiun Klimatologi Sumut, Wahyudin, mengatakan berdasarkan data indeks UV pada Senin (3/8/2026), nilai indeks sinar UV matahari di wilayah Sumut berkisar antara 3-7, yang berarti memiliki tingkat risiko bahaya sedang hingga tinggi.

"Indeks sinar UV matahari di Sumut umumnya menunjukkan kategori risiko bahaya sedang hingga tinggi, terutama pada pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB," katanya saat dihubungi Mistar melalui sambungan telepon.

Wahyudin menjelaskan, suhu udara yang panas serta indeks sinar UV kategori bahaya sedang hingga tinggi di Sumut dipengaruhi oleh pemanasan permukaan dan kondisi wilayah yang telah memasuki musim kemarau.

"Selain itu, gerak semu matahari pada Juni berada di atas lintang 10° LU bertepatan dengan wilayah Asia Tenggara, sehingga penyinaran matahari sangat terik dan memberikan latar belakang kondisi panas. Pemanasan global juga menjadi faktor yang menyebabkan suhu terus meningkat dari tahun ke tahun. Kombinasi beberapa faktor ini membuat suhu udara tinggi yang menyebabkan kondisi panas dan indeks UV tinggi di Indonesia," tambahnya.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, terutama pada pukul 12.00-16.00 WIB. Masyarakat juga diimbau tetap berada di tempat teduh saat sinar matahari sedang terik pada siang hari.

"Masyarakat pun diimbau mengenakan pakaian pelindung matahari dan kacamata hitam yang dapat menghalangi sinar UV saat berada di luar ruangan. Selain itu, asupan minuman dan buah-buahan juga perlu dijaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan terhindar dari dehidrasi," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN