Monday, August 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Rico Waas Harap Sinergi Pemko dan DPRD Atasi Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan di Medan

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 09.38 WIB
rico_waas_harap_sinergi_pemko_dan_dprd_atasi_kemiskinan_pendidikan_dan_kesehatan_di_medan

Wali Kota Medan, Rico Waas, saat membuka Raker DPRD Medan di The Hill Hotel Resort Sibolangit. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Wali Kota Medan, Rico Waas, berharap sinergi yang dilakukan bersama DPRD Kota Medan dapat menghadirkan solusi untuk mengatasi berbagai persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan di Medan.

“Permasalahan di Kota Medan kompleks, namun yang mendasar akan kita prioritaskan, termasuk perkembangan teknologi dan ekonomi. Semoga sinergi Pemko dan DPRD Medan bisa semakin baik sehingga semua tantangan yang ada di depan bisa diselesaikan,” harap Rico saat memberi sambutan dalam Rapat Kerja (Raker) DPRD Medan dalam rangka penyusunan program kerja 2027 di The Hill Hotel Resort Sibolangit, Minggu (2/8/2026).

Rico menegaskan, salah satu barometer suksesnya sinergi adalah pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kota. Untuk itu, kerja sama seluruh pihak harus berjalan dengan baik.

“Jadi tidak bisa hanya eksekutif dan legislatif, semua pihak harus terlibat. Pengembangan investasi akan kita upayakan sehingga pertumbuhan ekonomi di Kota Medan semakin baik. Semua potensi yang ada harus dimanfaatkan,” tegasnya.

Dengan semua upaya yang dilakukan, Rico juga memastikan selalu membuka ruang komunikasi dengan anggota DPRD Medan, khususnya yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat.

“Jika ada masalah atau aspirasi masyarakat yang diterima di dapil masing-masing, WA saya langsung, akan kami bantu tindak lanjuti segera. Bapak/Ibu bagian dari rakyat yang dipercaya untuk produk Perda dan pengawasan penggunaan anggaran, pasti kita respons,” janjinya.

Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, juga mengajak seluruh anggota dewan mengawal pembangunan Kota Medan.

“Tinggalkan pola kerja lama dengan mengedepankan pemikiran yang inovatif, kritis, adaptif, serta berbasis teknologi. Mari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis,” ajaknya.

Politisi PDIP itu juga mengingatkan agar perda yang dilahirkan benar-benar berdasarkan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

“Implementasinya harus berdasarkan perkembangan teknologi, mendukung investasi lokal, serta berbasis data dan riset dengan mengedepankan transparansi dan konsultasi publik,” pesannya.

Sebelumnya, Plt Sekretaris DPRD Medan, Erisdan, melaporkan raker digelar untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja DPRD melalui alat kelengkapan dewan, sekaligus merumuskan kegiatan prioritas untuk 2027.

“Raker juga diarahkan untuk mengoptimalkan trifungsi DPRD dengan memperkuat peran lembaga legislatif dalam pembentukan perda, penganggaran, serta pengawasan terhadap kinerja Pemko Medan,” katanya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN