Monday, August 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

PRSU Resmi Ditutup, Transaksi Tembus Rp50 Miliar

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 10.19 WIB
prsu_resmi_ditutup_transaksi_tembus_rp50_miliar

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, saat menghadiri acara penutupan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. (Foto: Dokumentasi Diskominfo Provsu/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Pagelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi berakhir pada Minggu (2/8/2026). Sejak digelar pada 3 Juli 2026, transaksi putaran uang selama sebulan tercatat hingga Rp50 miliar.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menilai capaian tersebut telah memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan iklim investasi. Selain berdampak pada pelaku usaha, pesta rakyat terbesar di Sumut itu juga meningkatkan daya saing daerah-daerah di provinsi tersebut.

"Pemprov Sumut akan terus mendukung perkembangan investasi dan daya saing daerah-daerah. Kita yakin setiap daerah memiliki potensinya masing-masing," ujar Wakil Gubernur Sumut, Surya, pada acara penutupan, Minggu malam.

Setelah berlangsung selama 50 edisi, Wagub Surya berharap PRSU tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi yang telah dibangun dalam penyelenggaraan PRSU tidak boleh berhenti.

"Harapan kita kolaborasi yang tercipta bisa memberikan semangat yang lebih untuk meningkatkan sektor-sektor yang kita miliki seperti UMKM, investasi hingga pariwisata," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, mengatakan capaian yang diraih, termasuk putaran uang hingga dampaknya terhadap pelaku usaha, membuktikan bahwa PRSU ke-50 berhasil menciptakan iklim perekonomian yang baik.

"Semoga ini menjadi proses transformasi PRSU ke arah yang lebih baik lagi ke depannya," tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas serta dampak penyelenggaraan bagi masyarakat. Seperti diketahui, PRSU ke-50 telah menggandeng 75 persen talenta lokal.

"Kita tidak hanya memandang kuantitas, tetapi juga kualitas bagaimana kenyamanan, keamanan, tata kelola dan lainnya," kata Ferry. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN