Pascabencana, Kemenag Sumut Fokus Pulihkan Fungsi Masjid di Tapsel dan Tapteng

Penyerahan bantuan dana perbaikan masjid keempat titik yang mengalami dampak parah. (foto: Kemenag Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kanwil Kemenag Sumut) menyalurkan bantuan untuk masjid yang terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Hal ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan fungsi rumah ibadah pascabencana.
Penyerahan bantuan yang diwakili Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Sakoanda Siregar itu dalam bentuk dana masing-masing sebesar Rp10 juta diberikan di empat titik yang mengalami dampak paling parah, mencakup Masjid Al Fatah, Masjid Al Falah, Masjid Nurul Huda, Masjid Asasuddin, Masjid Al Ikhlas, Masjid Al Ihsan, Masjid Nurul Iman, dan Masjid Al Mubaraq.
Bantuan tersebut berasal dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Sumut. “Sebelumnya Kemenag Sumut juga sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan ASN yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kehadiran Kemenag di tengah kondisi pascabencana merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak.
“Pemulihan rumah ibadah menjadi prioritas, agar aktivitas keagamaan dapat berfungsi kembali dan warga dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman,” ucapnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, sehingga proses rehabilitasi masjid dapat segera diselesaikan. Selain itu, ia mengingatkan agar pengelolaan bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen mendukung pemulihan fasilitas keagamaan.
PREVIOUS ARTICLE
Perusahaan Swasta Dikabarkan Ikut WFH, Ini Kata Disnaker Sumut





















