Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kementerian Haji RI Percepat Aktivasi Kartu Nusuk di Embarkasi Medan

Mistar.idJumat, 24 April 2026 pukul 15.07 WIB
kementerian_haji_ri_percepat_aktivasi_kartu_nusuk_di_embarkasi_medan_

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenhaj RI, Haji Zainal Abidin. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melakukan terobosan besar dalam mempermudah pergerakan jemaah di Tanah Suci. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini Kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah diserahkan dan diaktivasi langsung di embarkasi sebelum keberangkatan.

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenhaj RI, Zainal Abidin, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari optimalisasi pelayanan agar jemaah tidak lagi mengalami kendala administratif saat tiba di Arab Saudi.

Zainal menjelaskan Kartu Nusuk bukan sekadar identitas, melainkan registrasi wajib yang diberlakukan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bagi seluruh jemaah haji di dunia. Tanpa kartu ini, jemaah dipastikan akan tertahan oleh aparat keamanan.

"Setiap pintu, pos, dan perbatasan akan diperiksa oleh aparat keamanan Arab Saudi. Siapa pun yang akan masuk ke Madinah dan Kota Makkah tidak akan bisa lewat tanpa mempunyai Kartu Nusuk. Makanya tahun ini kita aktivasi langsung di tanah air supaya jemaah tidak kesulitan lagi di sana," kata Zainal di Asrama Haji Medan, Jumat (24/4/2026).

Selain Kartu Nusuk, Kemenhaj RI juga menerapkan sistem pelayanan satu pintu atau One Stop Service di setiap embarkasi. Sistem ini dirancang untuk menyelesaikan seluruh kebutuhan administratif jemaah dalam satu waktu dan tempat.

Dalam satu alur pelayanan terpadu, jemaah langsung menerima dan menyelesaikan pemeriksaan dan penyerahan paspor, gelang identitas, aktivasi kartu nusuk, dan penyerahan living cost.

"Semua ada di sini, dilakukan melalui satu pelayanan terpadu. Inilah perwujudan layanan optimal yang kami berikan kepada para tamu Allah," ucapnya.

Zainal menitipkan pesan bagi para jemaah yang akan segera bertolak ke tanah suci. Ia menekankan solidaritas antarjemaah adalah kunci kelancaran ibadah.

"Pesan kami, yang pertama selalu menjaga kesehatan. Kedua, jaga kekompakan, saling membantu, saling menjaga, dan jaga ukhuwah kita selama berada di sana. Kami harapkan seluruh jemaah kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat walafiat," ujarnya.

Dengan percepatan aktivasi Kartu Nusuk ini, diharapkan risiko jemaah terhambat di checkpoint keamanan Arab Saudi dapat ditekan hingga nol persen, sehingga jemaah dapat lebih fokus sepenuhnya pada rangkaian ibadah haji.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN