Sunday, June 14, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya Transit Darurat di Kualanamu

Mistar.idSenin, 27 April 2026 09.06
EH
AA
jemaah_calon_haji_embarkasi_surabaya_transit_darurat_di_kualanamu

Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus, saat meninjau dan berdialog dengan jemaah haji Kloter 16 Embarkasi Surabaya (SUB 16). (Foto: Kementerian Haji dan Umrah Sumut)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sebanyak 360 jemaah calon haji asal Jawa Timur yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 16 Embarkasi Surabaya (SUB 16) terpaksa melakukan pendaratan teknis (technical landing) di Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (26/4/2026).

Diketahui, pesawat Saudi Airlines yang mereka tumpangi mengalami gangguan teknis ringan dalam perjalanan menuju Madinah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara (Sumut) sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, memastikan penanganan jemaah tetap berjalan optimal meskipun berada di luar wilayah embarkasi asal mereka.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan dan kenyamanan jemaah, seluruh jemaah SUB 16 segera dievakuasi dari bandara dan ditempatkan di beberapa hotel di sekitar kawasan Kualanamu, yakni Hotel Anara, Hotel Quadrant, dan Hotel Hub.

"Alhamdulillah, jemaah sudah ditempatkan pada kamar hotel untuk beristirahat setelah mendapatkan makan malam. Kehadiran kami di sini untuk memastikan mereka mendapatkan rasa aman, nyaman, dan tetap tenang meskipun terjadi kondisi darurat seperti technical landing," kata Zulkifli, Senin (27/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli juga berkoordinasi langsung dengan petugas Kloter SUB 16, Branch Manager Saudi Airlines, serta menyapa jemaah dari KBIHU Al Azhar asal Kabupaten Malang untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Zulkifli menegaskan bahwa pelayanan haji oleh Kementerian Haji dan Umrah tidak dibatasi oleh sekat administratif wilayah embarkasi. Ia menjamin bahwa setiap jemaah haji Indonesia yang mengalami kendala di wilayah Sumut akan mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang sama.

"Kami berkomitmen memberikan perhatian penuh, baik kepada jemaah asal Sumut maupun jemaah se-Indonesia yang mengalami pendaratan teknis di Kualanamu dengan alasan apa pun. Ini bukti bahwa kementerian hadir dalam situasi apa pun," ucapnya.

Setelah menjalani masa transit darurat untuk beristirahat dan memastikan kesiapan armada pesawat, para jemaah dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Madinah pada Senin (27/4/2026).

Kesiapsiagaan PPIH Embarkasi Medan dalam menangani situasi tak terduga ini menjadi gambaran fokus penyelenggaraan haji 2026 yang mengedepankan aspek perlindungan jemaah.

"Semoga seluruh proses ibadah haji tahun ini berjalan lancar, sukses, dan seluruh jemaah kembali dengan predikat haji yang mabrur," ujar Zulkifli. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN