Monday, June 8, 2026
home_banner_first
MEDAN

Banyak Pohon Tumbang, Rico Waas Tegur Keras Kinerja DLH Medan

Mistar.idSenin, 8 Juni 2026 16.17
EH
RF
banyak_pohon_tumbang_rico_waas_tegur_keras_kinerja_dlh_medan

Rico Waas saat memimpin Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) rutin mengecek kondisi pohon-pohon di pinggir jalan.

Pasalnya, banyak pohon tumbang pekan lalu tidak terlepas dari kelalaian DLH dalam melakukan pemantauan.

“Kenapa bisa tumbang? Karena tidak kalian (DLH) cek. Banyak pohon-pohon dalam kondisi sudah tua tapi hanya dipangkas. Harusnya seperti itu ditebang karena bisa membahayakan,” ketus Rico saat Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (8/6/2026).

Ditegaskan Rico, dirinya tidak ingin kejadian pohon tumbang di Kota Medan terjadi lagi.

"Intinya, saya nggak mau kejadian ini terjadi lagi," tegasnya.

Dalam rapat itu, Rico juga mempertanyakan kondisi progres pohon-pohon yang tumbang di Kota Medan akibat cuaca ekstrem beberapa hari yang lalu.

"Untuk masalah pohon on progres Pak Wali," jawab Kadis LH, Melvi Marlabayana.

Mendengar hal itu, Rico pun meminta Melvi memberikan penjelasan yang akurat.

"Dari kemarin-kemarin asal ditanya on progres terus. On progresnya bagaimana? Berapa total pohon yang tumbang, yang kemarin tertimpa pohon sudah bagaimana? Jelaskan lah, jangan cuma on progres saja," ujarnya.

Menjawab itu, Melvi menjelaskan total pohon yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang beberapa hari yang lalu lebih dari 80 pohon.

"Total pohon yang tumbang lebih dari 80 Pak Wali, ada korban 2 anak kecil dan sudah ditangani. Sudah dibawa ke rumah sakit dan kondisinya terus membaik. Ada rumah dan mobil yang tertimpa, itu juga sudah ditangani Pak Wali," tuturnya.

Terkait pohon-pohon tua, Melvi mengatakan DLH sedang menyiapkan alat untuk mengukur usia dan kepadatan dahan pohon.

"Kami sedang melakukan pengecekan. Saat ini ada alat untuk mengukur usia pohon. Dengan alat itu, kita bisa tahu berapa usia pohon dan apakah dahannya padat atau kopong, supaya kita bisa mengetahui mana pohon yang harus dipangkas ataupun diangkat untuk diganti dengan pohon yang lain," ucapnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN