Nazwa Bazar Ramadan Depan UMSU Jadi Incaran, Harga "Affordable" Kantong Mahasiswa, Pilihan Menu Berlimpah

Pembeli saat memilih takjil untuk berbuka di Nazwa Bazar Ramadan. (Foto: Amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Memasuki waktu sore menjelang berbuka, kawasan Jalan Kapten Muchtar Basri No 110, Medan, tepatnya di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), mulai dipadati masyarakat.
Daya tarik utamanya yakni Nazwa Bazar Ramadan, sebuah pusat takjil dan kuliner yang menawarkan berbagai pilihan menu berbuka dengan harga yang sangat bersahabat.
Dibuka setiap hari mulai pukul 13.00 WIB, bazar ini menyuguhkan deretan makanan dan minuman yang tertata rapi. Mulai dari camilan manis, gurih, hingga pedas tersedia lengkap untuk memanjakan lidah pembeli.
Keunggulan dari Nazwa Bazar Ramadan adalah seluruh jenis kue yang dijajakan merupakan hasil produksi sendiri. Harga yang ditawarkan pun sangat bervariasi, mulai dari Rp2.500 untuk jajanan pasar hingga ratusan ribu rupiah untuk paket tertentu.
Tidak hanya terbatas pada jajanan pasar atau takjil, bazar ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak sempat memasak. Tersedia berbagai pilihan makanan berat seperti aneka lauk pauk, sayur matang, hingga beragam kue kering untuk persiapan lebaran.
Lokasinya yang strategis di area kampus membuat Nazwa Bazar Ramadan menjadi primadona, terutama bagi kalangan mahasiswa. Lia, pembeli yang juga merupakan anak kos, mengaku sering berlangganan di tempat ini.
"Sering beli di sini, bukan cuma pas Ramadan, hari biasa juga sering beli lauk pauk. Kalau kue, biasanya saya beli untuk konsumsi organisasi. Harganya masih terbilang affordable banget di kantong mahasiswa yang ngekos," kata Lia saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).
Senada dengan Lia, pembeli lain bernama Ardi juga memuji kualitas rasa dan kelengkapan menu di Nazwa Bazar. Menurutnya, tempat ini selalu ramai dikunjungi karena konsistensi rasanya yang enak.
"Saya sering beli kue untuk berbuka, banyak pilihan kue basah dan gorengan. Di sini juga ada sayur masak, bubur, dan minuman. Rasanya enak dan memang selalu ramai, nggak cuma pas Ramadan saja, hari biasa pun tetap padat," ucap Ardi.
Kehadiran Nazwa Bazar Ramadan ini tidak hanya membantu memudahkan warga sekitar dalam mencari menu berbuka, tetapi juga menghidupkan suasana ekonomi lokal di kawasan pendidikan tersebut dengan konsep kuliner yang lengkap dan ekonomis.
PREVIOUS ARTICLE
Fakta Kue Kering, Mulai dari Sejarah Hingga Selera Lokal




















