Saturday, June 27, 2026
home_banner_first
KULINER

Mentega atau Minyak yang Lebih Baik untuk Memasak Telur?

Mistar.idSabtu, 27 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
mentega_atau_minyak_yang_lebih_baik_untuk_memasak_telur

Ilustrasi telur ceplok. (Shutterstock/Handmadepictures)

news_banner

Jakarta, MISTAR - Telur menjadi salah satu bahan makanan yang paling sering diolah di dapur. Meski terlihat sederhana, pemilihan bahan untuk menggoreng telur ternyata dapat memengaruhi rasa, tekstur, hingga hasil akhir masakan. Lantas, lebih baik menggunakan mentega atau minyak?

Sejumlah chef yang diwawancarai Real Simple sepakat menyebutkan mentega umumnya lebih cocok untuk memasak telur. Meski begitu, mereka mengaku kerap mengombinasikan mentega dan minyak karena masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

Chef sekaligus Direktur Inovasi American Egg Board, Nelson Serrano-Bahri, mengatakan dirinya menggunakan minyak alpukat sebagai dasar memasak karena memiliki titik asap tinggi sehingga lebih tahan panas dan tidak mudah gosong. Setelah itu, ia menambahkan sedikit mentega untuk memperkaya cita rasa.

"Saya pakai mentega dan minyak, tapi untuk 'tugas' yang berbeda," ujar Nelson Serrano-Bahri, dilansir dari Detikfood, Minggu (27/6/2026).

Ia juga mengingatkan kalau telur sebaiknya dimasak hingga mencapai suhu minimal 71,11 derajat Celsius guna memastikan keamanannya saat dikonsumsi.

Pendapat serupa disampaikan penulis buku resep sekaligus pendiri Leite's Culinaria, David Leite. Menurutnya, minyak lebih sesuai untuk memasak dengan suhu tinggi, sedangkan mentega cocok digunakan pada suhu rendah.

Perbedaan itu juga dipengaruhi kandungan air dalam mentega yang mencapai sekitar 16 hingga 17,5 persen, sementara minyak tidak mengandung air.

Untuk menu seperti telur orak-arik dan omelet, Serrano-Bahri menyarankan menggunakan mentega dengan api kecil. Setelah bagian pinggir telur mulai mengeras, api tetap dijaga rendah sambil terus mengaduk agar tingkat kematangannya merata.

Ia juga merekomendasikan penggunaan mentega asin (salted butter) karena dapat memberikan rasa yang lebih gurih sekaligus menghasilkan tekstur telur yang lebih lembut dan ringan.

David Davidov, pendiri The Cooking Foodie, bahkan memilih hanya menggunakan mentega saat membuat telur orak-arik. Menurutnya, penggunaan minyak dapat membuat hasil akhirnya terasa lebih berminyak, sedangkan mentega menghasilkan tekstur yang lebih creamy.

Sementara itu, untuk membuat telur mata sapi atau telur goreng, para chef lebih menyarankan memakai minyak goreng sebagai bahan utama. Minyak mampu menghasilkan panas yang lebih stabil sehingga telur lebih mudah menjadi renyah dan berwarna kecokelatan secara merata.

Meski demikian, sedikit mentega tetap bisa ditambahkan di akhir proses memasak untuk memperkuat aroma dan rasa. Salah seorang chef juga merekomendasikan minyak zaitun sebagai pilihan minyak yang cocok digunakan saat menggoreng telur. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN