Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Sering Tahan Kencing Saat Mudik, Dokter Ingatkan Risiko ISK

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 pukul 10.07 WIB
sering_tahan_kencing_saat_mudik_dokter_ingatkan_risiko_isk

Ilustrasi ISK. (Foto: iStockphoto/Tharakorn)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kebiasaan menahan buang air kecil kerap terjadi saat perjalanan mudik jarak jauh, terutama ketika akses toilet terbatas di jalur darat. Namun, kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan jika dilakukan secara berulang.

Dokter spesialis urologi Nur Rasyid mengingatkan bahwa menahan kencing terlalu lama berpotensi memicu Infeksi Saluran Kemih (ISK). Risiko ini lebih besar pada perempuan karena uretra yang lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.

Ia menjelaskan, kapasitas kandung kemih yang normalnya sekitar 400 ml bisa dipaksa menampung lebih banyak urine saat seseorang menahan kencing.

“Saat kandung kemih dipaksa menampung lebih dari kapasitasnya, kontraksi saat buang air kecil menjadi tidak optimal. Akibatnya masih ada sisa urine yang tertinggal dan ini bisa memicu infeksi,” ujarnya, dilansir dari detikcom, Rabu (18/3/2026).

Sisa urine tersebut menjadi media yang memungkinkan bakteri berkembang. Berbeda jika proses berkemih berlangsung tuntas, kuman cenderung ikut terbuang bersama urine.

Selain itu, kebiasaan menahan buang air kecil secara terus-menerus juga berisiko memicu pembentukan batu pada saluran kemih. Gejalanya dapat berupa nyeri saat berkemih, perubahan warna urine, hingga kesulitan buang air kecil.

“Jika kebiasaan menahan kencing terjadi secara kronis, maka dapat memicu terbentuknya batu, terutama di kandung kemih, bukan di ginjal,” kata Prof Nur Rasyid. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN